- Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyatakan menerima dukungan penuh dari Presiden Prabowo Subianto.
- Pramono menekankan gubernur wajib bersinergi erat dengan pemerintah pusat demi kepentingan warga Jakarta.
- Pengalaman 25 tahun di pusat menjadi modal Pramono untuk menjamin komunikasi efektif dengan kabinet.
Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan respons terkait pernyataan hangat dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengenai kepemimpinannya di Jakarta.
Meskipun berada di luar koalisi pemerintah pusat, Pramono mengaku tetap mendapatkan dukungan penuh dari sang Kepala Negara untuk menakhodai ibu kota.
Sikap inklusif yang ditunjukkan Presiden Prabowo ini menjadi sinyal positif bagi stabilitas birokrasi dan keberlanjutan pembangunan di Jakarta.
Pramono Anung menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat merupakan sebuah keniscayaan yang tidak bisa ditawar.
Ia menilai relasi harmonis antara dua tingkatan pemerintahan ini sangat krusial demi memastikan kepentingan warga Jakarta tetap terpenuhi.
"Yang namanya gubernur ya pasti harus bisa bekerja sama dengan pemerintah pusat," ujar Pramono di kawasan Bungur, Jakarta Pusat, Selasa (6/1/2025).
Pramono kemudian memaparkan pandangannya mengenai pentingnya kolaborasi erat antara gubernur dengan jajaran kabinet di pemerintah pusat.
Pengalaman panjang selama seperempat abad di level pemerintahan pusat menjadi modal utama baginya untuk menjalin komunikasi yang efektif.
"Apalagi saya 25 tahun ada di pemerintah pusat. Dengan demikian, pasti saya juga akan bekerja sungguh-sungguh gitu," kata Pramono.
Baca Juga: Prabowo Jawab Tudingan Program MBG untuk Pilpres 2029: 'Selalu Berpikir Negatif'
Pernyataan ini sekaligus menepis kekhawatiran publik mengenai potensi adanya hambatan komunikasi akibat perbedaan garis koalisi partai.
Pramono juga mengapresiasi dukungan yang diberikan pusat terhadap berbagai program strategis yang tengah digarap oleh Pemda DKI Jakarta saat ini.
"Alhamdulillah, selama ini hampir semua program yang ada di Pemda DKI Jakarta mendapatkan support sepenuhnya dari pemerintah pusat," pungkasnya.
Ke depannya, kerja sama yang solid dengan pemerintah pusat diharapkan dapat mempercepat penyelesaian masalah-masalah krusial yang dihadapi oleh masyarakat Jakarta.
Berita Terkait
-
Digitalisasi Pembayaran, Jurus Pramono Anung Berantas Copet dan Preman di Pasar Jakarta
-
Retret di Hambalang Fokus Bahas Kondisi Ekonomi, 12 Menteri Dijadwalkan Beri Paparan
-
Pemprov DKI Siagakan 1.200 Pompa Selama Cuaca Ekstrem, Klaim Genangan Bisa Surut dalam Sejam
-
Prabowo Jawab Tudingan Program MBG untuk Pilpres 2029: 'Selalu Berpikir Negatif'
-
Prabowo: Kritik Itu Bagus, tapi Fitnah dan Kebohongan Bisa Merusak Bangsa
Terpopuler
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Terdakwa Militer Dituntut Ringan, Keluarga Kacab BRI Gugat Pasal Peradilan Koneksitas ke MK
-
Hujan Lebat Disertai Petir Ancam Akhir Pekan Warga Jakarta Selatan dan Timur Jelang Petang
-
Program MBG Serap 1,28 Juta Tenaga Kerja, Ribuan UMKM hingga Peternak Ikut Kecipratan
-
Jateng Genjot Investasi EBT dan Pengelolaan Sampah, Ahmad Luthfi Tawarkan ke Para Pengusaha Tiongkok
-
'Kan Bisa di-Google', Jimly Asshiddiqie Sindir Pansel yang Loloskan Hery Susanto
-
Pansel Dinilai Kecolongan Loloskan Hery Susanto Jadi Ketua Ombudsman
-
Studi Temukan Mikroplastik Menyusup ke Sperma dan Ketuban, Apa Dampaknya?
-
Momen Prabowo Mau Reshuffle Zulhas Gara-Gara Salah Kasih Info Nama Desa, Ternyata Cuma Guyon
-
Hindari Area Kuningan, Dishub DKI Terapkan Buka-Tutup Jalan Hingga 26 Mei 2026
-
Usai 9 WNI Dipulangkan, Wanda Hamidah Serukan Konvoi Lebih Besar ke Palestina