- Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, menegaskan belum ada agenda pembahasan wacana pengembalian Pilkada melalui DPRD.
- Saat ini, fokus utama DPR adalah penanganan bencana alam di sejumlah wilayah Indonesia, bukan perombakan regulasi pemilu.
- Dasco menyatakan pembahasan mekanisme Pilkada dikesampingkan sementara karena DPR saat ini masih dalam masa reses.
Suara.com - Wakil Ketua DPR RI sekaligus Ketua Harian Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, menegaskan bahwa hingga kekinian belum ada agenda pembahasan terkait wacana pengembalian mekanisme Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) melalui DPRD.
Dasco menyatakan bahwa prioritas utama saat ini bukanlah merombak regulasi pemilu, melainkan penanganan bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia.
"Kalau ditanya pada saat sekarang ini, marilah kita sama-sama semua fokus pada penanganan bencana dulu di Sumatera dan juga potensi gunung yang kemudian mungkin nantinya harus ditangani dampaknya dengan baik," ujar Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (6/1/2026).
Menurutnya, polemik mengenai mekanisme Pilkada sebaiknya dikesampingkan terlebih dahulu.
Ia meminta semua pihak untuk bersimpati dan memberikan perhatian penuh pada upaya tanggap darurat bencana.
"Oleh karena itu, masalah-masalah yang kemarin menjadi polemik dan sudah ada beberapa sikap, ya kita juga akan minta supaya kita fokus pada bencana dulu," tegasnya.
Terkait desas-desus bahwa pembahasan regulasi Pilkada lewat DPRD akan masuk dalam agenda legislasi tahun ini, Dasco membantah hal tersebut sudah dijadwalkan.
Ia menjelaskan bahwa kekinian DPR masih dalam masa reses, sehingga belum ada keputusan mengenai rencana pembahasan aturan tersebut.
"Nah justru pembahasan atau tidak pembahasan, itu juga belum diputuskan kapan dibahasnya, karena kita masih reses. Jadi saya belum bisa jawab," ungkapnya.
Baca Juga: Pilkada Lewat DPRD Jadi Opsi Serius, Demokrat Nyatakan Sejalan dengan Presiden Prabowo
Ia juga meminta publik tidak berspekulasi bahwa wacana ini akan langsung ditindaklanjuti segera setelah masa reses berakhir. Dasco menekankan bahwa agenda untuk masa sidang berikutnya pun belum ditetapkan.
"Jangan dipancing bahwa itu akan ditindaklanjuti minggu depan. Karena minggu depan itu agendanya apa, kita sudah masuk masa sidang itu juga kita belum tahu," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Pilkada Lewat DPRD Jadi Opsi Serius, Demokrat Nyatakan Sejalan dengan Presiden Prabowo
-
Tolak Pilkada via DPRD, Benny K Harman: Jangan Ambil Hak Rakyat Cuma karena Alasan Anggaran
-
Ungkap Tindakan Tak Manusiawi Polisi, Laras Faizati: Saya Diberi Obat Basi, Diledek saat Ibu Sakit!
-
4 Gebrakan Dasco yang Percepat Penanganan Pemulihan Bencana Aceh
-
Dipanggil Prabowo Awal Tahun, Dasco Dapat Tugas Khusus
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
Terkini
-
Wamensos Tekankan Peran Strategis Kepala Sekolah Rakyat dalam Mendorong Perubahan
-
Perjalanan Menuju Candi Prambanan, Prabowo dan PM Narendra Modi Satu Helikopter
-
Asal-usul Isi Amplop Bupati Kuansing untuk Menhut Raja Juli, Ternyata Hasil 'Peras' 914 Petani KUD
-
3 Pekerja Daycare Little Aresha Masih Jadi Saksi, Akankah Menyusul Jadi Tersangka?
-
Kenaikan Tarif Transjakarta Hanya Sasar Warga Mampu, 15 Golongan Tetap Gratis
-
Alarm Jelang MPLS, Mayoritas Kepala Sekolah Rakyat Belum Siap Jalankan Tahun Ajaran Baru
-
Tugasnya Hanya Melambaikan Bendera, 1.000 Siswa Dikerahkan Sambut Prabowo-Modi di Yogyakarta
-
Istri Menteri PU Ikut ke NY Pakai Paspor Diplomatik, Ini Bedanya dengan Paspor Dinas dan Biasa
-
Marak Pencurian Besi Lagi di Jakarta, Pramono Ancam Cabut KJP hingga Tak Cairkan Bansos Pelaku
-
Terpaksa Harus Naik, Biaya Haji 2027 Diusulkan Jadi Rp107 Juta