- Presiden Trump mengklaim perang AS-Israel melawan Iran akan segera berakhir karena kekuatan tempur Iran hampir lumpuh dalam satu pekan.
- Klaim ini disampaikan Trump melalui telepon CBS News pada Senin (9/3/2026) sore, menyusul serangan terhadap lebih dari 3.000 target Iran.
- Tujuan utama operasi militer AS adalah menghentikan ambisi nuklir Iran, sembari memperingatkan keras tentang keamanan Selat Hormuz.
Fokus Menghentikan Ambisi Nuklir Iran
Dalam kesempatan tersebut, Trump kembali menegaskan bahwa tujuan utama operasi militer AS adalah menghentikan ambisi nuklir Iran.
Ia mengklaim bahwa jika AS tidak menyerang fasilitas nuklir Iran pada musim panas lalu, negara tersebut sudah bisa memiliki senjata nuklir dalam waktu sangat singkat.
"Mereka akan memiliki senjata nuklir dalam waktu dua hingga empat minggu," klaim Trump.
Sebagai catatan, laporan intelijen AS tahun lalu memperkirakan Iran membutuhkan waktu sekitar tiga hingga delapan bulan untuk membangun perangkat nuklir, dengan asumsi tidak ada kendala teknis.
Selain itu, badan intelijen AS sebelumnya juga menilai Iran tidak sedang aktif merakit senjata nuklir, meski memiliki persediaan uranium yang telah diperkaya.
Peringatan soal Selat Hormuz
Di tengah klaim kemenangan tersebut, Trump juga menyampaikan peringatan keras kepada Iran terkait Selat Hormuz, jalur perdagangan energi global yang sangat penting.
Ketegangan di kawasan tersebut sempat mengguncang pasar minyak dunia dan mengganggu lalu lintas kapal komersial.
Baca Juga: Media Luar Ungkap Perang AS-Iran Terus Memanas, Ini Penyebabnya
"Saya tidak akan membiarkan rezim teroris menyandera dunia dan mencoba menghentikan pasokan minyak global," ujar Trump.
Untuk menjaga stabilitas pasar energi, Trump mengatakan pemerintah AS siap memberikan asuransi risiko politik bagi kapal tanker yang melintasi Teluk Persia serta menyediakan pengawalan militer jika diperlukan.
"Jika mereka melakukan sesuatu, harganya akan tak terhitung," kata Trump, merujuk pada kemungkinan tindakan Iran terhadap kapal tanker minyak di kawasan tersebut.
Reporter: Tsabita Aulia
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan
-
Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti
-
YLBHI Desak Presiden dan Panglima TNI Hentikan Peradilan Militer yang Dinilai Tidak Adil
-
UU PPRT Disahkan, Akademisi UGM Soroti Celah Sanksi dan Kesiapan Jaminan Sosial
-
Tragedi PRT Lompat dari Lantai 4 Kos Benhil, Polisi Endus Dugaan Tindak Pidana
-
BNI Ingatkan Nasabah Waspadai Vishing dan Phishing, Tekankan Pentingnya Jaga Data Pribadi
-
AHY Dorong Model Penataan Kampung Mrican Sleman Jadi Percontohan Nasional
-
Benyamin Netanyahu Menderita Kanker Prostat
-
Nekat Olah Ikan Sapu-Sapu untuk Bahan Siomay, 5 Pria Diciduk Petugas Satpol PP
-
Tak Percaya Peradilan Militer, Pihak Andrie Yunus Tolak Hadiri Persidangan 29 April