News / Internasional
Senin, 16 Maret 2026 | 13:50 WIB
Respons para sekutu saat diminta Donald Trump bantu amankan Selat Hormuz. [Suara.com/Syahda]
Baca 10 detik
  • Presiden AS Donald Trump meminta tujuh negara sekutu mendukung pengamanan jalur pelayaran strategis Selat Hormuz.
  • Selat Hormuz, yang krusial bagi energi global, terancam akibat konflik antara AS, Israel, dan Iran.
  • Jepang dan Australia menolak mengirim kapal angkatan laut, sementara Korea Selatan masih berkoordinasi dengan Washington.

Seorang juru bicara Downing Street mengatakan pembicaraan itu menyoroti pentingnya membuka kembali jalur pelayaran guna mengurangi gangguan terhadap perdagangan global.

Sementara itu, para menteri luar negeri Uni Eropa dijadwalkan membahas kemungkinan penguatan misi angkatan laut mereka di Timur Tengah.

Misi yang dikenal sebagai Operation Aspides awalnya dibentuk pada 2024 untuk melindungi kapal dari serangan kelompok Houthi di Laut Merah.

Namun Menteri Luar Negeri Germany, Johann Wadephul menyatakan keraguannya terhadap efektivitas misi tersebut jika diperluas ke Selat Hormuz.

“Itulah mengapa saya sangat skeptis bahwa perluasan Aspides ke Selat Hormuz akan memberikan keamanan yang lebih besar,” katanya dalam wawancara dengan televisi ARD Jerman.

Load More