News / Nasional
Selasa, 31 Maret 2026 | 15:05 WIB
Ilustrasi Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi III DPR RI di Senayan, Rabu (11/3/2026). (Suara.com/Bagaskara)
Baca 10 detik
  • Polda Metro Jaya melimpahkan kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS kepada Polisi Militer TNI.
  • Penyelidikan awal kepolisian belum menemukan indikasi keterlibatan warga sipil dalam insiden ini.
  • Kepolisian berkomitmen menuntaskan kasus ini secara transparan dengan mengedepankan penegakan HAM.

Suara.com - Polda Metro Jaya memberikan pernyataan terbaru terkait perkembangan kasus penyiraman air keras yang menimpa Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus.

Dalam keterangannya, pihak kepolisian menegaskan hingga saat ini belum ditemukan adanya indikasi keterlibatan warga sipil dalam aksi kekerasan terhadap aktivis hak asasi manusia tersebut.

Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Imanuddin menjelaskan bahwa penanganan perkara ini telah mengalami pergeseran kewenangan.

Saat ini, kasus penyiraman air keras tersebut sudah resmi dilimpahkan kepada pihak Polisi Militer TNI untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

"Sampai dengan proses penyerahan kami belum menemukan adanya keterlibatan dari (warga) sipil," kata Iman hal itu ketika menghadiri rapat dengan Komisi III DPR RI di kompleks parlemen, Jakarta, Selasa (31/3/2026).

Pihak kepolisian menegaskan komitmen kuat dalam mengawal kasus ini hingga tuntas. Penegakan hukum yang dilakukan diklaim akan mengedepankan prinsip transparansi serta penghormatan terhadap nilai-nilai Hak Asasi Manusia (HAM) guna meminta pertanggungjawaban pihak terkait secara adil.

"Kami akan terus melakukan upaya penegakan hukum demikian," kata dia sebagaimana dilansir Antara.

Kombes Pol Iman Imanuddin menambahkan bahwa setiap langkah hukum yang diambil oleh penyidik akan selalu bersandar pada fakta-fakta hukum yang diperoleh dari proses penyidikan di lapangan.

Hal ini dilakukan untuk memastikan proses hukum berjalan sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Baca Juga: Polisi Ungkap Motif di Balik Pembunuhan dan Mutilasi Karyawan Ayam Goreng di Bekasi

Di sisi lain, kepolisian mengajak seluruh pihak untuk memberikan dukungan moral dan doa bagi kesembuhan Andrie Yunus agar sang aktivis dapat segera pulih dan menjalankan aktivitasnya kembali seperti biasa.

Polda Metro Jaya juga menyatakan keterbukaannya terhadap segala bentuk masukan serta koreksi dari masyarakat luas terkait pelayanan kepolisian.

"Seluruh masukan dan koreksi yang akan menjadi pedoman dan obat bagi kami untuk kami berbuat lebih baik lagi dalam pelayanan kepada masyarakat, bangsa, negara," kata dia.

Load More