- Ditreskrimum Polda Metro Jaya mengungkap motif pembunuhan sadis terhadap korban AH (39) oleh dua rekannya.
- Pembunuhan terjadi di Bekasi karena korban menolak terlibat rencana jahat para tersangka menguasai harta majikan.
- Dua tersangka, DS dan S, ditangkap di Majalengka setelah menyembunyikan jasad korban di dalam alat pendingin.
Setelah melakukan pembunuhan, para pelaku berusaha menyembunyikan jejak kejahatan mereka dengan memasukkan jasad korban ke dalam freezer, sebuah tindakan yang dianggap sangat dingin dan terencana.
Penangkapan Pelaku di Majalengka
Setelah melakukan aksi kejinya, DS dan S sempat melarikan diri untuk menghindari kejaran pihak kepolisian.
Tim gabungan dari Polda Metro Jaya segera melakukan pengejaran berdasarkan bukti-bukti yang ditemukan di tempat kejadian perkara (TKP). Pelarian kedua tersangka berakhir di wilayah Jawa Barat, tepatnya di Kabupaten Majalengka.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menjelaskan secara rinci mengenai proses penangkapan tersebut.
Pihak kepolisian bergerak cepat setelah mengidentifikasi identitas para pelaku yang diduga kuat terlibat dalam pembunuhan disertai mutilasi tersebut.
"Dua pelaku yang diamankan masing-masing berinisial DS alias A dan S. Keduanya ditangkap pada Minggu (29/3) pukul 09.30 WIB di Desa Sindang Panji, Kecamatan Cikijing, Kabupaten Majalengka," papar Budi.
Penangkapan ini menjadi titik terang bagi penyidik untuk menggali lebih dalam mengenai kronologi kejadian serta pembagian peran masing-masing tersangka saat melakukan pembunuhan dan upaya penyembunyian mayat.
Pendekatan Scientific Crime Investigation
Baca Juga: Terkuak! Korban Mutilasi di Serang Baru Ternyata Dibunuh karena Tolak Curi Mobil Majikan
Dalam menangani kasus yang menyita perhatian publik ini, Polda Metro Jaya tidak hanya mengandalkan keterangan saksi semata.
Pihak kepolisian menerapkan metode investigasi modern untuk memastikan setiap alat bukti sinkron dengan fakta lapangan.
Penggunaan teknologi forensik dan analisis mendalam menjadi kunci dalam menyusun konstruksi hukum yang kuat bagi para tersangka.
Penyidik saat ini tengah fokus pada pendalaman setiap fase tindak pidana, mulai dari perencanaan, eksekusi, hingga tindakan pasca-pembunuhan yang dilakukan oleh DS dan S.
Hal itu dilakukan untuk memastikan keadilan bagi korban AH yang tewas saat mempertahankan prinsipnya.
"Penyidik masih terus menelusuri keterlibatan masing-masing pelaku, termasuk peran saat kejadian, rangkaian tindak pidana, hingga dugaan upaya menghilangkan jejak setelah peristiwa itu terjadi," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto dalam keterangannya di Jakarta, Senin (30/3).
Berita Terkait
-
Terkuak! Korban Mutilasi di Serang Baru Ternyata Dibunuh karena Tolak Curi Mobil Majikan
-
Sempat Dibuang Pelaku, Potongan Tangan dan Kaki korban Mutilasi Bekasi Ditemukan di Cariu Bogor
-
Polisi Ciduk 2 Pelaku Pembunuhan Mutilasi di Bekasi, Ternyata Rekan Kerja Korban
-
Dua Motor Raib dan Rekan Kerja Menghilang, Teka-teki Pembunuhan Sadis di Kios Ayam Bekasi
-
Geger! Bos Ayam Geprek di Bekasi Temukan Jasad Karyawan Terbungkus Plastik dalam Freezer
Terpopuler
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
- 3 Sepatu Lari Skechers Terbaik untuk Pemula dan Pelari Harian
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Tak Sembarang Orang Bisa Beli, Begini Alur Distribusi Narkoba 'VIP Only' di B Fashion Hotel
-
Nasib Ahmad Syahri Merokok dan Main Game Saat Rapat, Terancam Dipecat dari DPRD Jember?
-
Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
-
Nasib Santri Ponpes Pati Usai Geger Kasus Pelecehan, Sekolah Tetap Lanjut atau Pindah?
-
Polda Metro Jaya Bentuk Tim Pemburu Begal, Kombes Iman: Kami Siap Beraksi 24 Jam!
-
Kepulauan Seribu Diserbu Wisatawan Saat Liburan, Polres Sebar Polisi di Tiap Dermaga
-
Kedubes Jepang Warning Warganya: Nekat Prostitusi Anak di RI, Siap-siap Dibui di Dua Negara
-
Polisi Ciduk Komplotan Jambret di Tamansari, Uang Hasil Kejahatan Dipakai Buat Pesta Sabu
-
Sebut Prabowo Anggap Gagasannya Suci, Sobary: Oh Paus Saja Ndak Begitu Bung!
-
Tak Ada Ampun! Hanya 6 Hari Pasca Penggerebekan, Pemprov DKI Sikat Habis Izin B Fashion Hotel