- Ketua KPK Setyo Budiyanto mengonfirmasi pengembangan penyelidikan dugaan suap perizinan tambang di Maluku Utara yang melibatkan pihak korporasi.
- Kasus ini merupakan pengembangan perkara suap pengurusan penetapan Wilayah Izin Usaha Pertambangan yang menjerat mantan Gubernur Abdul Ghani Kasuba.
- KPK berencana memanggil sejumlah pihak terkait, termasuk pengusaha tambang, guna mendalami keterlibatan pemberi suap dalam proses hukum tersebut.
Suara.com - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Setyo Budiyanto mengungkapkan pengembangan perkara yang sebelumnya menjerat mantan Gubernur Maluku Utara (Malut) Abdul Ghani Kasuba (AGK) dan Muhaimin Syarif (MS) alias Ucu.
Setyo mengonfirmasi bahwa pengembangan penanganan sedang berproses di tahap penyelidikan terkait dugaan suap perizinan tambang di Maluku Utara.
Namun, Setyo mengaku saat ini belum bisa memastikan apakah penyelidikan itu akan mengarah pada pihak pemberi.
Pada klaster sebelumnya, KPK telah menjerat Abdul Ghani Kasuba dan Muhaimin Syarif sebagai pihak penerima suap dan gratifikasi.
Salah satu penerimaan suap terkait pengurusan pengusulan penetapan Wilayah Izin Usaha Pertambangan (WIUP) di Malut.
"Secara spesifik mungkin karena penyelidikan ya bisa saja pemberi penerima itu tergantung hasil dari penyelidikannya," kata Setyo kepada wartawan, Rabu (8/4/2026).
Saat ditanya soal fakta persidangan yang mengungkap dugaan pemberian sejumlah uang oleh Direktur Utama PT Nusa Halmahera Mineral, Romo Nitiyudo Wachjo alias Haji Romo, Setyo tak banyak komentar. Dia hanya menyebut, selain personal, dugaan rasuah itu juga melibatkan pihak korporasi.
"Kalau tidak salah itu ada kaitan, kalau nggak salah saya belum cek dan pastikan, itu seinget saya ada korporasinya juga. Seinget saya," ujar Setyo.
Setyo tak memungkiri sejumlah pihak terkait, termasuk Haji Romo akan dipanggil untuk dimintai keterangan dalam proses penyelidikan.
Baca Juga: KPK Periksa Istri Ono Surono, Bantah Kenal Bupati Bekasi Nonaktif Ade Kuswara
"Ya itu kan berproses saja ya," tandas Setyo.
Dalam perkara ini, KPK sempat menelisik sejumlah pengusaha tambang, yaitu Direktur PT Smart Marsindo Shanty Alda Nathalia dan Direktur Utama PT Nusa Halmahera Mineral (NHM) Haji Robert.
Sebelumnya, KPK menduga puluhan perusahaan menyuap Abdul Ghani Kasuba melalui Muhaimin Syarif, terkait pengurusan pengusulan penetapan Wilayah Izin Usaha Pertambangan (WIUP) ke Kementerian ESDM.
Muhaimin Syarif merupakan salah satu orang kepercayaan Abdul Ghani Kasuba yang diduga bertindak sebagai pihak penghubung atau broker pengurusan pengusulan penetapan WIUP.
Abdul Gani Kasuba kemudian meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Chasan Boesoeirie Ternate, Maluku Utara pada Jumat (14/3/2025). Dengan begitu, status tersangkanya dinyatakan gugur.
Di sisi lain, perkara suap terkait pengadaan barang dan jasa serta perizinan tambang di Malut yang menjerat Muhaimin Syarif telah berkekuatan hukum tetap.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
Terkini
-
Hizbullah Ancam Israel: Jika Langgar Gencatan Senjata, Iran Siap Turun Tangan
-
Polisi Intip Polisi! Briptu BTS Nekat Rekam Polwan di Kamar Mandi Asrama, Terancam Sanksi Etik
-
Yassierli Lantik 12 Pejabat, Tekankan Jabatan sebagai Amanah dan Prioritas Layanan Publik
-
Viral Deretan Motor Berlogo BGN, Dadan Hindayana: Untuk Operasional MBG di Daerah Sulit
-
Gencatan Senjata AS-Iran: Daftar 10 Tuntutan Teheran yang Disetujui Trump dan Fakta Terbarunya
-
Prabowo Dorong Joint Venture Garuda dan Saudia Airlines untuk Efisiensi Penerbangan Haji
-
Dasco Dinilai Sukses Terapkan 'Manajemen Persaudaraan' Lawan Politik 'Devide et Impera'
-
BNN Usul Vape Dilarang, Legislator DPR: Harus Dikaji Matang, Banyak UMKM Terlibat
-
Prabowo Evaluasi Kabinet Setiap Hari, Mensesneg: Belum Ada Rencana Reshuffle
-
Prabowo Klaim Kondisi RI Jauh Lebih Baik dari Negara Lain di Tengah Lonjakan Harga Energi Dunia