- Presiden Donald Trump mengumumkan penghentian konfrontasi militer selama 14 hari dengan Iran mulai Selasa, 7 April 2020.
- Gencatan senjata ini mengakhiri pertempuran 40 hari setelah AS meluncurkan serangan udara di terminal minyak Pulau Kharg.
- Proses negosiasi perdamaian akan dilaksanakan di Islamabad, Pakistan, berdasarkan 10 poin tuntutan yang disepakati oleh Amerika Serikat.
Suara.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump resmi mengumumkan penghentian konfrontasi militer dengan Iran pada Selasa (7/4). Keputusan ini diambil setelah ketegangan memuncak akibat penutupan Selat Hormuz dan ancaman serangan terhadap situs energi vital.
Berikut adalah fakta-fakta terkini terkait kesepakatan gencatan senjata antara Washington dan Teheran:
1. Tercapai Setelah Perang 40 Hari
Gencatan senjata ini mengakhiri fase pertempuran terbuka yang telah berlangsung selama 40 hari terakhir sejak pecah pada 28 Februari.
Eskalasi ini sebelumnya dipicu oleh serangan AS-Israel yang dibalas Iran dengan menutup Selat Hormuz, jalur logistik energi paling krusial di dunia.
Sebelum kesepakatan ini muncul, Donald Trump sempat mengancam akan menghancurkan infrastruktur energi Iran, termasuk fasilitas pembangkit listrik terbesar di Teheran.
2. Serangan Terakhir di Pulau Kharg
Sesaat sebelum pengumuman gencatan senjata, The New York Times melaporkan bahwa militer Amerika Serikat telah meluncurkan lebih dari 90 serangan udara ke Pulau Kharg.
Wilayah ini merupakan lokasi terminal ekspor minyak utama yang melayani sekitar 90 persen distribusi minyak mentah Iran.
Baca Juga: Selat Hormuz Kembali Dibuka 2 Pekan, Legislator DPR: Ini Peluang Sekaligus Ujian Buat Indonesia
Namun, sumber militer AS menyatakan serangan tersebut hanya menargetkan titik-titik yang sebelumnya sudah pernah diserang dan tidak menyentuh infrastruktur energi baru milik Iran.
3. Berlaku Selama Dua Pekan
Kesepakatan penghentian serangan ini bersifat sementara dengan durasi awal selama 14 hari. Selama periode ini, kedua belah pihak sepakat untuk menahan diri dari tindakan provokasi militer guna memberikan ruang bagi proses diplomasi.
"Periode dua minggu akan memungkinkan perjanjian tersebut diselesaikan dan diwujudkan," kata Trump di media sosialnya, Selasa (7/4).
4. Negosiasi Bertempat di Islamabad, Pakistan
Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran mengonfirmasi bahwa proses perundingan lanjutan akan dilaksanakan di Islamabad, Pakistan.
Berita Terkait
-
Iran Buka Selat Hormuz, Bagaimana Nasib 2 Kapal Pertamina?
-
Selat Hormuz Kembali Dibuka 2 Pekan, Legislator DPR: Ini Peluang Sekaligus Ujian Buat Indonesia
-
Donald Trump Sebut Ada Peran China di Balik Gencatan Senjata Iran dan Amerika Serikat
-
Gencatan Senjata dengan Iran, Netanyahu: Israel Tetap Akan Bombardir Lebanon
-
Berapa Harga yang Harus Dibayar Donald Trump dari Gencatan Senjata dengan Iran?
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Wajah Auto Mulus! 5 Dark Spot Correcting Serum Ampuh Samarkan Noda Hitam
-
3 Oknum Polsek Rupat Utara Terbukti Bersalah Diminta Pindah ke Luar Riau
-
Kerajaan Bisnis Haji Isam, dari Perusahaan Batu Bara dan Sawit hingga Pabrik Gula
-
Berharap Seri, Hull City Justru Bikin MU Kalah dan Putus Rekor 52 Tahun
-
24 Agustus 2026 Libur Bursa atau Tidak, Ini Kepastian Resmi saat Maulid Nabi
-
BNI Hadirkan wondrZ, Dorong Anak dan Remaja Belajar Mengelola Keuangan Sejak Dini
-
Kembalikan Rp92 Juta ke Pelanggan, Kurir Syarif Dapat Renovasi Rumah Dari SPX
-
Jaringan Aktivis 98 Lanjutkan Gerakan Warga Peduli Warga di Lampung
-
KKN-MAs Kelompok 19 Kenalkan Dimsum Lele untuk PMT Balita di Puthukrejo
-
PNM Dorong Semangat dan Daya Juang Karyawan Lewat Grand Final PORSENI 2026