News / Internasional
Kamis, 09 April 2026 | 07:17 WIB
Ilustrasi warga Iran (Antara)
Baca 10 detik
  • Amerika Serikat meminta bantuan Pakistan untuk membujuk Iran menyepakati gencatan senjata segera.

  • Penutupan Selat Hormuz akibat perang telah menyebabkan lonjakan harga minyak di pasar global.

  • Pertemuan perdamaian antara Amerika Serikat dan Iran dijadwalkan berlangsung di Islamabad hari Jumat.

Sebagai bentuk respons, pasukan Iran melancarkan serangan balasan yang menyasar wilayah kedaulatan Israel secara langsung dan masif.

Tidak hanya itu, fasilitas militer milik Amerika Serikat yang berada di kawasan Timur Tengah juga menjadi target sasaran.

Eskalasi peperangan yang meningkat drastis ini akhirnya berdampak langsung pada terhentinya aktivitas pengiriman kapal melalui Selat Hormuz.

Padahal, wilayah perairan tersebut merupakan jalur pasokan paling vital untuk kebutuhan minyak mentah dan LNG di pasar global.

Penutupan jalur laut ini secara otomatis memicu lonjakan harga bahan bakar di hampir seluruh penjuru negara di dunia.

Pada hari Selasa (7/4), akhirnya muncul secercah harapan setelah Donald Trump secara resmi menyetujui kesepakatan gencatan senjata.

Langkah perdamaian sementara ini dijadwalkan akan berlangsung selama dua minggu ke depan untuk meredakan tensi panas di lapangan.

Dalam pernyataan resminya, Presiden Trump juga mengklaim bahwa Iran telah memberikan lampu hijau untuk membuka kembali Selat Hormuz.

Pernyataan ini memberikan angin segar bagi stabilitas ekonomi dunia yang sempat tergoncang akibat terbatasnya suplai energi dari Timur Tengah.

Baca Juga: Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal

Seluruh mata dunia kini tertuju pada efektivitas kesepakatan ini dalam menurunkan harga minyak yang sudah terlanjur melambung tinggi.

Pihak Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran memberikan konfirmasi terkait kesiapan mereka untuk menindaklanjuti tawaran perdamaian dari pihak lawan.

Pihak Teheran menyatakan bahwa proses pembicaraan formal dengan Amerika Serikat akan dimulai pada hari Jumat yang akan datang.

Lokasi pertemuan tingkat tinggi tersebut telah ditentukan akan berlangsung di Islamabad, yang merupakan ibu kota dari negara Pakistan.

Pertemuan pada tanggal 10 April tersebut diharapkan dapat menghasilkan solusi permanen untuk mengakhiri konflik panjang yang merugikan tersebut.

Hingga saat ini, dunia internasional masih memantau perkembangan terkait detail teknis dari pembukaan kembali jalur pelayaran di Selat Hormuz.

Load More