- Presiden Prabowo Subianto melantik Liliek Prisbawono Adi sebagai Hakim Konstitusi baru di Istana Negara pada 10 April 2026.
- Liliek Prisbawono Adi resmi menggantikan Anwar Usman yang telah memasuki masa pensiun dari Mahkamah Konstitusi pada awal April.
- Berdasarkan laporan LHKPN tahun 2025, Liliek memiliki total kekayaan bersih mencapai Rp5,9 miliar setelah dikurangi nilai seluruh hutangnya.
Suara.com - Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Liliek Prisbawono Adi menjadi Hakim Konstitusi di Istana Negara pada Jumat (10/4/2026).
Dia diketahui menjadi hakim di Mahkamah Konstitusi (MK) untuk menggantikan Anwar Usman yang memasuki masa pensiun sejak 6 April 2026.
Dilihat dari Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), kekayaan milik Liliek mencapai Rp5,9 miliar.
Laporan periode 2025 itu disampaikan Liliek pada 15 Januari 2026 saat menjabat sebagai hakim tinggi di Pengadilan Tinggi Medan.
Dia tercatatat memiliki harta berupa dua unit bangunan di kawasan Jakarta Pusat dan Jakarta Timur.
Selain itu, dia juga memiliki sebidang tanah dan bangunan di Bekasi serta sebidang tanah di Semarang.
Adapun aset berupa tanah dan bangunan yang dimiliki Liliek itu bernilai Rp5.280.000.000.
Lebih lanjut, Liliek juga memiliki empat unit mobil yang terdiri dari Suzuki Minibus, Ford Fiesta Minibus, Toyota Voxy, dan Nissa Kicks e-Power Upper. Kendaraan tersebut bernilai Rp756 juta.
Selain itu, Liliek juga tercatat mempunyai harta bergerak lainnya senilai Rp4,5 juta, serta kas dan setara kas senilai Rp97.256.124.
Baca Juga: Profil Liliek Prisbawono Hakim MK Pengganti Anwar Usman, Pernah Terseret Kontroversi Pemilu dan CPO
Meski begitu, Liliek ternyata memiliki hutang sebesar Rp190 juta. Dengan begitu, total kekayaan yang dimiliki Liliek sebanyak Rp5.947.856.124.
Berita Terkait
-
Profil Liliek Prisbawono Hakim MK Pengganti Anwar Usman, Pernah Terseret Kontroversi Pemilu dan CPO
-
Resmi Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman, Liliek Prisbawono Komitmen Kawal Konstitusi
-
Harapan Anwar Usman untuk Penggantinya di MK: Semoga Membawa Berkah bagi Bangsa dan Negara
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Prabowo Pimpin Sumpah Hakim MK Pengganti Anwar Usman, Anggota Ombudsman dan Duta Besar
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 5 HP Murah 5G di Bawah Rp2 Juta, Koneksi Kencang untuk Multitasking
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Rumah Saksi Kasus Ijon Bekasi Dibakar, Eks Penyidik KPK: Teror Serius terhadap Pemberantasan Korupsi
-
Pembahasan RUU Perampasan Aset Kembali Bergulir, Dinilai Tepat Usai KUHAP Baru Berlaku
-
Deddy Sitorus Respons Ajakan Gibran Ngantor di IKN: Dengan Senang Hati, Tapi Masalahnya...
-
Kronologi Ahmad Sahroni Diperas Rp 300 Juta oleh Oknum yang Mengatasnamakan KPK
-
Resmi Dilantik Jadi Ketua Ombudsman 20262031, Hery Susanto Siap Benahi Internal Lembaga
-
Tradisi Taklimat Prabowo Dinilai Perkuat Koordinasi Pemerintahan
-
Wacana Pelarangan Vape di Indonesia, Apa Sebenarnya yang Terjadi dan Apa Risikonya?
-
Momen Prabowo Berdiri di Hadapan 'Gunungan' Uang Rp11,4 Triliun di Kejagung
-
Bukan Main! Rp11,4 Triliun Uang Mafia Hutan Masuk Kantong Negara, Disaksikan Presiden Prabowo
-
Akankah KPK Panggil Nusron Wahid Terkait Skandal Kuota Haji? Ini Penjelasan Jubir