News / Metropolitan
Rabu, 15 April 2026 | 18:30 WIB
Gambar sebagai ILUSTRASI: Foto udara pembangunan jalan layang di Tenjo, Kabupaten Tangerang, Banten, Jumat (8/8/2025). [ANTARA FOTO/Galih Pradipta/nz]
Baca 10 detik
  • Pemprov DKI Jakarta membangun jalan layang di Latumenten dan Bintaro Puspita guna meningkatkan keselamatan serta kelancaran arus lalu lintas.
  • Pembangunan infrastruktur tersebut ditargetkan rampung pada tahun 2030 dengan menggunakan skema anggaran tahun jamak atau multiyears.
  • Kedua proyek tersebut menjadi skala prioritas pemerintah untuk membenahi perlintasan sebidang kereta api yang memiliki risiko kecelakaan tinggi.

Sementara itu, untuk sisi timur, panjang jalan layang tercatat 439,23 meter dengan lebar ROW sebesar 10 meter.

Di lokasi berbeda, Flyover Bintaro Puspita dirancang untuk mengurai kepadatan kendaraan yang kerap terjadi di perlintasan kereta api kawasan Bintaro.

Jalan layang ini akan memiliki panjang total 441 meter dengan lebar ROW 9 meter. Pemprov DKI Jakarta memastikan bahwa pengerjaan kedua proyek strategis ini akan menggunakan skema anggaran tahun jamak atau multiyears guna menjamin keberlangsungan konstruksi hingga selesai sesuai target.

Langkah Pemprov DKI Jakarta ini sejalan dengan kebijakan PT KAI Daop 1 Jakarta yang terus menekankan bahaya perlintasan liar.

Berdasarkan data operasional, perlintasan kereta api sebidang yang tidak resmi memiliki risiko kecelakaan yang sangat tinggi bagi pengguna jalan maupun perjalanan kereta api.

Sebagai langkah mitigasi, sebanyak 40 titik perlintasan sebidang liar telah ditutup secara bertahap sejak tahun 2023 hingga awal tahun 2025.

Data penutupan perlintasan liar oleh PT KAI menunjukkan tren yang konsisten dalam tiga tahun terakhir. Pada tahun 2023, terdapat 15 titik perlintasan liar yang berhasil ditutup.

Angka ini meningkat pada tahun 2024 dengan total 24 titik perlintasan yang ditiadakan. Memasuki awal tahun 2025, tercatat sudah ada satu titik perlintasan liar tambahan yang resmi ditutup demi menjaga keselamatan publik di sekitar jalur rel kereta api Jakarta.

Baca Juga: Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten

Load More