- Jasa Raharja resmi mengangkat Muhammad Awaluddin sebagai Direktur Utama melalui RUPSLB Tahun Buku 2025 yang telah disetujui OJK.
- Awaluddin ditugaskan memperkuat fungsi perusahaan dalam ekosistem keselamatan transportasi nasional serta meningkatkan kualitas layanan perlindungan dasar korban.
- Perusahaan menargetkan integrasi sistem layanan berbasis data guna mempercepat penanganan korban kecelakaan secara transparan, akuntabel, dan berkelanjutan.
Suara.com - Jasa Raharja resmi menetapkan Muhammad Awaluddin sebagai Direktur Utama dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Tahun Buku 2025.
Pengangkatan ini menjadi bagian dari langkah strategis perusahaan untuk memperkuat kepemimpinan sekaligus melanjutkan transformasi bisnis.
Awaluddin dikenal sebagai profesional BUMN dengan pengalaman luas di sektor telekomunikasi, transportasi, hingga layanan publik.
Dalam peran barunya, Awaluddin akan mengarahkan kebijakan perusahaan untuk memperkuat fungsi Jasa Raharja.
Tidak hanya sebagai penyedia perlindungan dasar korban kecelakaan, tetapi juga sebagai bagian penting dalam ekosistem keselamatan transportasi nasional.
Corporate Secretary Jasa Raharja, Dodi Apriansyah, menyebut perubahan ini sebagai upaya penguatan organisasi.
“Kami optimistis, dengan kepemimpinan yang kuat dan kolaboratif, Jasa Raharja dapat meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Kepemimpinan baru juga difokuskan pada integrasi sistem layanan berbasis data.
Pendekatan ini diharapkan mampu mempercepat penanganan korban kecelakaan secara lebih transparan dan akuntabel.
Baca Juga: Tudingan Duit Bank Dipakai untuk Biayai Program Prioritas Pemerintah Terlalu Tendensius
Dengan struktur manajemen yang diperbarui, perusahaan menargetkan peningkatan kinerja berkelanjutan.
Transformasi layanan publik menjadi prioritas utama untuk menghadirkan perlindungan yang lebih responsif bagi masyarakat.
Berita Terkait
-
Tudingan Duit Bank Dipakai untuk Biayai Program Prioritas Pemerintah Terlalu Tendensius
-
OJK Tepis Hoaks Tabungan Masyarakat Digunakan untuk Biayai Program Pemerintah
-
Modus 'Plotting' Pegawai dan Pengondisian Lelang: KPK Bongkar Peran Perusahaan Keluarga Fadia Arafiq
-
Cara Cek SLIK OJK Secara Online untuk Pantau Skor Kredit
-
OJK: MSCI Akui Reformasi Pasar Modal Indonesia, Sinyal Positif untuk Investor Asing
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan
-
Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti
-
YLBHI Desak Presiden dan Panglima TNI Hentikan Peradilan Militer yang Dinilai Tidak Adil
-
UU PPRT Disahkan, Akademisi UGM Soroti Celah Sanksi dan Kesiapan Jaminan Sosial
-
Tragedi PRT Lompat dari Lantai 4 Kos Benhil, Polisi Endus Dugaan Tindak Pidana
-
BNI Ingatkan Nasabah Waspadai Vishing dan Phishing, Tekankan Pentingnya Jaga Data Pribadi
-
AHY Dorong Model Penataan Kampung Mrican Sleman Jadi Percontohan Nasional
-
Benyamin Netanyahu Menderita Kanker Prostat
-
Nekat Olah Ikan Sapu-Sapu untuk Bahan Siomay, 5 Pria Diciduk Petugas Satpol PP
-
Tak Percaya Peradilan Militer, Pihak Andrie Yunus Tolak Hadiri Persidangan 29 April