- Presiden Amerika Serikat Donald Trump dijadwalkan mengunjungi Beijing pada hari Rabu untuk melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden China Xi Jinping.
- Agenda utama pertemuan mencakup pembahasan isu sensitif Taiwan, kebijakan perang tarif ekonomi, serta konflik yang sedang terjadi di Timur Tengah.
- China berupaya menekan AS agar menghentikan penjualan senjata ke Taiwan serta mencari stabilitas hubungan ekonomi demi menjaga pertumbuhan negara.
Selain Taiwan, perang dagang juga menjadi fokus utama China. Hubungan ekonomi kedua negara terus mengalami tekanan setelah AS dan China saling menaikkan tarif impor hingga di atas 100 persen dalam 18 bulan terakhir.
Meski kedua negara sempat menyepakati jeda perang dagang selama satu tahun pada pertemuan sebelumnya di Korea Selatan, Washington masih memberlakukan sejumlah sanksi baru terhadap perusahaan China yang dituduh membeli minyak Iran dan membantu pengembangan drone serta rudal Teheran.
China disebut ingin mendapatkan kepastian mengenai arah kebijakan ekonomi AS hingga akhir masa jabatan Trump pada 2029.
Beijing juga berharap hubungan kedua negara kembali stabil demi menjaga pertumbuhan ekonomi domestik.
Di tengah situasi itu, perang Iran turut membayangi pertemuan Xi dan Trump.
Penutupan Selat Hormuz akibat konflik disebut memberi dampak besar terhadap pasokan energi global, termasuk bagi China yang sangat bergantung pada impor minyak kawasan Timur Tengah.
China sendiri terus menyerukan dialog dan gencatan senjata sejak konflik pecah.
Xi Jinping diperkirakan kembali mendorong solusi diplomatik saat bertemu Trump di Beijing.
“Perang ini berdampak besar terhadap dunia, negara-negara Asia, dan Amerika Serikat. Karena itu dialog harus dilakukan,” ujar analis keamanan internasional Universitas Tsinghua, Jodie Wen.
Baca Juga: Main Game dan Merokok saat Rapat, Anggota DPRD Jember Achmad Syahri Disidang Etik Gerindra Jumat Ini
Berita Terkait
-
Main Game dan Merokok saat Rapat, Anggota DPRD Jember Achmad Syahri Disidang Etik Gerindra Jumat Ini
-
Sesumbar Benjamin Netanyahu Mau Masuk ke Iran dan Ambil Uranium
-
Tak Butuh Bantuan China, Donald Trump: Xi Jinping Bestie Awak
-
Eileen Wang Agen Rahasia China yang Menyelinap dan Sukses Jadi Walikota di AS, Kini Nasibnya Tragis
-
Rupiah Ambruk, Konsumen Ramai-ramai Beralih ke Produk China
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana