Wakabareskrim Polri, Irjen Nunung Syaifuddin, mengatakan berdasarkan hasil penyelidikan, gangguan transmisi akibat cuaca buruk. (Suara.com/Faqih)
Baca 10 detik
- Polri memastikan pemadaman listrik massal di Sumatera pada 22 Mei lalu disebabkan oleh faktor cuaca ekstrem, bukan sabotase.
- Puslabfor dan PLN menemukan kabel transmisi putus akibat beban cuaca, bukan karena tindakan pemotongan yang disengaja manusia.
- Gangguan transmisi tersebut memicu ketidakseimbangan frekuensi yang mengakibatkan 176 gardu induk di berbagai wilayah Sumatera mengalami pemadaman listrik.
PLN sempat berdalih jika listrik Sumatera padam akibat cuaca buruk.
Menurut penjelasan PLN, cuaca ekstrem menyebabkan kerusakan pada jaringan transmisi tersebut sehingga jalur itu terpaksa keluar dari sistem kelistrikan Sumatera. Akibatnya, sistem kelistrikan Sumatera Bagian Utara (SBU) dan Sumatera Bagian Tengah (SBT) terpisah.
Pemisahan sistem ini memicu ketidakseimbangan beban yang sangat besar. Frekuensi listrik turun drastis karena beban pembangkit yang berat, kemudian memicu efek domino.
Beberapa pembangkit listrik otomatis trip (padam) untuk melindungi diri dari kerusakan lebih lanjut akibat over supply atau lonjakan tegangan.
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status "Cucu Nabi" Demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Misteri Matematika 80 Tahun Terpecahkan! OpenAI Selesaikan Soal Geometri Paling Sulit di Dunia
-
Dari Dapur hingga Ladang: Bagaimana Krisis Iklim Memengaruhi Kehidupan Perempuan?
-
Bukan Mistis! Anggota DPR Ungkap Dampak Ngeri Hoaks 'Pocong Begal' bagi Ekonomi Warga
-
Gelombang Panas Ekstrem di India Tewaskan 16 Orang, Suhu Tembus 45 Derajat
-
Piala Dunia 2026 dan Haji Jadi Jalan Damai AS-Iran? Negosiasi Disebut Hampir Rampung
-
Perang AS-Iran 'Libur', Kini Rudal Hipersonik Rusia Hantam Kyiv
-
Senin Pagi Mencekam di Klender: Tawuran Bersenjata Busur Panah Pecah di Tengah Jam Sibuk
-
Bom Bunuh Diri Guncang Pakistan, Kereta Militer Hancur Tewaskan Lebih dari 20 Orang
-
Gaduh Alfamart di Lombok Tengah Dipaksa Tutup, Ini Regulasi yang Sebenarnya!
-
Banjir Rendam 26 RT di Jakarta Timur, Kampung Melayu Paling Parah