- Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan pengajaran bahasa Prancis di seluruh sekolah Indonesia saat kunjungan kenegaraan ke Paris, Prancis.
- JPPI mengkritik rencana tersebut karena dianggap sebagai kebijakan spontan yang menunjukkan rapuhnya arah pendidikan nasional Indonesia.
- Ubaid Matraji menyatakan perubahan kurikulum akibat diplomasi luar negeri mencerminkan absennya peta jalan pendidikan yang konsisten.
Suara.com - Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) mengkritik wacana pembelajaran bahasa Prancis di seluruh sekolah Indonesia yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto saat kunjungan ke Prancis.
Koordinator Nasional JPPI, Ubaid Matraji, menilai munculnya gagasan perubahan kurikulum berdasarkan momentum kunjungan luar negeri justru memperlihatkan rapuhnya arah kebijakan pendidikan nasional.
“Pernyataan-pernyataan spontan ini justru mempertegas kekhawatiran publik bahwa arah kebijakan pendidikan kita sangat rapuh dan mudah terombang-ambing oleh momentum politik serta selera personal penguasa,” kata Ubaid kepada Suara.com, Jumat (29/5/2026).
Menurut dia, kurikulum nasional semestinya disusun berdasarkan kebutuhan strategis jangka panjang, bukan berubah mengikuti dinamika diplomasi maupun preferensi kepala negara.
“Tentu tidak ideal dan sangat keliru secara tata kelola kebijakan. Kurikulum nasional itu dokumen strategis jangka panjang, bukan buku catatan harian yang isinya bisa berubah setiap kali Presiden pulang dari kunjungan luar negeri,” ujarnya.
Ubaid menilai, jika setiap lawatan luar negeri melahirkan gagasan bahasa baru dalam sistem pendidikan nasional, maka arah pendidikan Indonesia akan kehilangan fokus.
“Kalau setiap kali berkunjung ke sebuah negara lalu sistem pendidikan kita harus beradaptasi, bayangkan berapa banyak bahasa yang harus dipelajari anak-anak kita? Hari ini Prancis, kemarin Portugis, besok mungkin bahasa lain lagi tergantung negara mana yang dikunjungi,” tuturnya.
Ia mengatakan, kondisi tersebut memperlihatkan belum adanya grand design pendidikan nasional yang konsisten.
“Ini sama sekali tidak menunjukkan adanya grand design. Sebaliknya, ini adalah sinyal kuat dari absennya peta jalan (road map) pendidikan yang konsisten,” pungkasnya.
Baca Juga: Prabowo Minta Bahasa Prancis di Sekolah, JPPI: Belajar Bahasa Indonesia Saja Masih Susah
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyatakan telah menginstruksikan agar bahasa Prancis dipelajari di semua tingkatan sekolah di Indonesia saat melakukan kunjungan ke Prancis.
Rencana itu dinilai sebagai langkah strategis untuk menghadapi perkembangan dunia di masa depan dan memperkuat hubungan bilateral.
Instruksi tersebut disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo saat melakukan kunjungan kenegaraan ke Istana Élysée di Paris, Prancis, bersama Presiden Emmanuel Macron.
Berita Terkait
-
Prabowo Minta Bahasa Prancis di Sekolah, JPPI: Belajar Bahasa Indonesia Saja Masih Susah
-
Anak Menkeu Purbaya Tak Pikirin Rupiah Loyo Saat Kuliah di AS, Bayar Pakai Bitcoin!
-
Kemenlu Cuma Jadi Tukang Catat? Pakar Kritik Diplomasi 'One Man Show' Prabowo
-
Keluarga Korban Mei 98 Tagih Nyali Prabowo: Kami Lelah Diombang-ambing Bak Bola Pingpong
-
Prabowo Wajibkan Belajar Bahasa Prancis di Sekolah, Sandhy Sondoro Ngakak
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
Sopir Asyik Main HP, Truk Towing Hantam JPO Tendean Hingga Rusak Parah!
-
Penampakan Lusinan Pesawat Tempur AS Terbang di Selat Hormuz, Siap-siap Gempur Iran Lagi
-
Donald Trump Bandingkan Kondisi Perang Amerika Serikat dengan Vietnam dan Iran, Apa Katanya?
-
45 Orang Hilang di Lokasi Kebakaran Maut Bar Bangkok
-
Raksasa Mobil Ini Mau PHK 100 Ribu Pekerja: Kami Mau Lebi Efisien dan Kurangi Biaya
-
Orang India Jadi Korban Serangan Iran, 2 Tanker Uni Emirat Arab Dirudal
-
Perang Timur Tengah Memanas: Iran Serang Dua Kapal Tanker di Selat Hormuz, 1 Tewas
-
Amerika Serikat Kembali Blokir Selat Hormuz, Pasang Tarif Lintas 20 Persen
-
Mojtaba Khamenei: Kami Janji Balas Darah Ali Khamenei yang Mati Syahid
-
Pangkalan Laut Iran Hancur Diterjang Rentetan Ledakan di Kawasan Selat Hormuz