- Penelitian PKJS UI pada 4 Juni 2026 mengungkapkan mayoritas penerima Makan Bergizi Gratis berasal dari keluarga perokok.
- Keluarga perokok cenderung memprioritaskan belanja rokok dibandingkan makanan bergizi sehingga kondisi kesehatan anak lebih buruk dan underweight.
- Program Makan Bergizi Gratis belum terbukti signifikan menurunkan pengeluaran rokok maupun meningkatkan konsumsi pangan bergizi pada keluarga penerima.
Selain itu, pola konsumsi pangan keluarga perokok juga cenderung didominasi makanan kurang sehat.
"Secara umum keluarga yang merokok itu mengonsumsi makanan yang non bergizi. Makanan olahan, gorengan nilainya besar, sementara daging segar, sayur, telur dan sebagainya angkanya lebih sedikit," ujarnya.
Penelitian tersebut juga menemukan bahwa anak-anak dalam rumah tangga perokok banyak yang tidak terlindungi dari paparan asap rokok. Sekitar 45 persen rumah tangga bahkan dinilai permisif terhadap aktivitas merokok di lingkungan rumah.
"Sebagian sekitar 45 persen rumah tangga cenderung permisif. Tidak ada larangan merokok atau bahkan ada tapi hanya di tempat tertentu," kata Santoso.
MBG Belum Terbukti Menekan Konsumsi Rokok
Meski demikian, hasil analisis statistik menunjukkan program MBG belum terbukti mampu menurunkan pengeluaran rokok rumah tangga maupun meningkatkan belanja pangan bergizi secara signifikan.
"MBG tidak dapat menurunkan pengeluaran rumah tangga untuk rokok maupun mengubah perilaku untuk meningkatkan belanja protein, belanja makanan yang lebih bergizi," ujar Santoso.
Ia menambahkan terdapat indikasi penurunan konsumsi rokok pada keluarga penerima MBG, namun hasilnya belum signifikan secara statistik.
Sementara itu, Aryana menilai temuan tersebut harus menjadi perhatian pemerintah agar MBG tidak hanya menjadi program pemberian makanan, tetapi juga mendorong perubahan perilaku hidup sehat.
Baca Juga: Banggar DPR Soroti Tata Kelola BGN Usai Tiga Eks Pimpinan Jadi Tersangka Korupsi MBG
"Programnya sangat bagus, tapi tujuan tadi yang tiga macam itu untuk sampai membuat pola makan yang sehat dan sebagainya itu bisa tidak tercapai dengan optimal," katanya.
Karena itu, PKJS UI merekomendasikan agar pelaksanaan MBG diintegrasikan dengan kampanye rumah bebas asap rokok, edukasi keluarga tentang hidup sehat, serta kebijakan pengendalian konsumsi rokok melalui instrumen fiskal seperti kenaikan cukai.
"Alangkah baiknya kalau MBG ini disempurnakan sehingga konsumsi rokok akan menurun. Untuk itu perlu diintegrasikan dalam program-program seperti kampanye bebas asap rokok, edukasi keluarga perilaku hidup sehat," pungkas Aryana. (Reporter: Dinda Pramesti K)
Berita Terkait
-
Banggar DPR Soroti Tata Kelola BGN Usai Tiga Eks Pimpinan Jadi Tersangka Korupsi MBG
-
Usai Copot Dadan dari Kepala BGN, Prabowo: Urusan Makan Paling Gampang Dikorupsi
-
Skandal Korupsi BGN Tak Halangi Jatah MBG untuk Lansia, Gus Ipul: Tetap Lanjut
-
Siapa Tony Robbins? Motivator Amerika Sahabat Prabowo yang Diajak Cicipi Menu MBG
-
Dadan Cs Ditahan Kejagung, Ketua Banggar DPR: BGN Harus Fokus Makan Bergizi, Bukan iPad dan Motor
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
- 3 HP Murah Samsung Terlaris Global Q1 2026: Mulai Sejutaan, Kamera Sudah OIS
- Ironi Letjen Lodewyk Pusung: 32 Tahun Setia di Militer, Tumbang dalam 1,5 Tahun Urus Gizi Nasional
Pilihan
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
Terkini
-
Yusril Buka Suara Usai Silmy Karim Jadi Tersangka, Janji Lakukan Ini
-
Komitmen pada Agenda Strategis Pembangunan, DPRD DKI Jakarta Fokus pada Pengelolaan Sampah
-
Isu Pergantian Menkeu Purbaya Mencuat, Begini Respon DPR!
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Mayoritas Keluarga Penerima MBG Tinggal dengan Perokok, Kemenkes Khawatir Manfaat Program Tergerus
-
Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen Tasikmalaya Masuk Tahap Tiga
-
Cukup Sekali Cerita! Pemerintah Janji Respons 1x24 Jam Laporan Kekerasan Perempuan dan Anak
-
Deretan Ulah Oknum TNI Disorot! Desakan Kembalikan Militer ke Fungsi Pertahanan Menguat
-
Trump Ancam Kalau Ada Tentara AS Tewas, Perang Lagi dengan Iran
-
Gencatan Senjata, Menhan Katz: Pasukan Israel Tetap di Lebanon