- Kortastipidkor Polri menyita barang bukti senilai Rp476 miliar dari brankas tersembunyi di rumah mewah kawasan Sentul pada Rabu (8/7/2026).
- Penyitaan emas dan uang tersebut merupakan bagian dari operasi gabungan untuk melengkapi alat bukti tiga perkara korupsi besar.
- Polri masih mendalami kepemilikan foto keluarga yang ditemukan di lokasi penggeledahan terkait dugaan tindak pidana pencucian uang tersebut.
Suara.com - Kepala Korps Tindak Pidana Korupsi (Kakortastipidkor) Polri Irjen Pol Totok Suharyanto belum bisa memastikan kebenaran foto keluarga yang ditemukan di sebuah rumah mewah di kawasan Sentul, Bogor, pada Rabu (8/7/2026) malam.
Foto tersebut disita bersama emas batangan dan uang tunai dari brankas tersembunyi di rumah yang diduga berkaitan dengan Jampidsus Febrie Adriansyah.
Saat dikonfirmasi apakah foto itu benar milik keluarga Febrie, Totok hanya menjawab singkat.
"Saat ini masih didalami, mohon waktu," ujarnya, Kamis (9/7/2026).
Belum ada kepastian mengenai kapan Kortastipidkor Polri akan memberikan keterangan lebih rinci terkait temuan tersebut.
"Nanti tunggu aja," ujar Totok.
Penggeledahan di Sentul merupakan bagian dari operasi gabungan Kortastipidkor Polri dan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya di sedikitnya delapan lokasi pada Rabu (8/7/2026).
Dari brankas yang disembunyikan di balik dinding berpanel kayu itu, penyidik menemukan tujuh koper berisi 74 kilogram emas batangan, 4.767.300 dolar Amerika Serikat, 14.083.800 dolar Singapura, serta uang tunai Rp100 juta. Nilai keseluruhan barang bukti dari brankas tersebut diperkirakan mencapai Rp476 miliar.
Rangkaian penggeledahan ini disebut berkaitan dengan penyidikan tiga perkara besar, yakni dugaan korupsi pengadaan batu bara PT PLN yang diduga terkait dengan peristiwa blackout di Sumatera, dugaan korupsi PT Asabri, serta dugaan korupsi penyelesaian utang PT CBS kepada PT Krakatau National Resources (KNI).
Baca Juga: Aset Properti Jampidsus Febrie Adriansyah Tersebar di Jabar, Didominasi Lokasi Elit
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyebut rangkaian penggeledahan dilakukan untuk melengkapi alat bukti dalam penyidikan dugaan suap, gratifikasi, dan tindak pidana pencucian uang.
Barang bukti yang ditemukan dalam rangkaian penggeledahan tersebut kini telah dipindahkan ke Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Tag
Berita Terkait
-
Aset Properti Jampidsus Febrie Adriansyah Tersebar di Jabar, Didominasi Lokasi Elit
-
Selain 74 Kg Emas, Polisi Sita Foto Keluarga Jampidsus Febrie Adriansyah di Rumah Mewah Sentul!
-
Beda Jauh LHKPN Jampidsus Febrie Adriansyah dengan 'Harta' yang Ditemukan Polisi
-
Jejak Karier Febrie Adriansyah, Dari Jaksa di Jambi Hingga Jadi Jampidsus yang Dijaga Ketat TNI
-
Valas Rp476 Miliar dan 74 Kg Emas Disita, Brankas Rahasia di Sentul Dibongkar Polisi
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Durian Musang King dan Black Thorn Jadi Komoditas Baru Andalan Sulsel
Pilihan
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
-
Penampakan 50 Pria Baju Loreng Geruduk Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Febrie Adriansyah
-
Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
-
50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
Terkini
-
Kabar Baik! DPR Janji Kawal Aspirasi Kesejahteraan dan Perlindungan Guru
-
Selain 74 Kg Emas, Polisi Sita Foto Keluarga Jampidsus Febrie Adriansyah di Rumah Mewah Sentul!
-
Tuduh AS Langgar MoU Islamabad, Iran: Ingkar Janji Ada Konsekuensinya
-
Balas Kematian Warga Sipil, Iran Serang Fasilitas Militer AS di Dua Negara Teluk
-
KPK Dalami Dugaan Gratifikasi di MPR, Ma'ruf Cahyono Kembali Diperiksa
-
Disrupsi AI: Bagaimana Teknologi Bisa Tingkatkan Kemampuan Berbahasa
-
Jejak Karier Febrie Adriansyah, Dari Jaksa di Jambi Hingga Jadi Jampidsus yang Dijaga Ketat TNI
-
Kebakaran TPA Jatiwaringin Ungkap Risiko Timbunan Sampah, Begini Penjelasan Peneliti BRIN
-
DPR Warning Keras, Tak Boleh Ada Pihak Intervensi Kasus Korupsi Batu Bara
-
Menag Perketat Syarat Jadi Kyai dan Pesantren Usai Marak Kasus Pelecehan