Suara.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika menilai tata kelola internet perlu melibatkan pemangku kepentingan di tingkat regional Asia Tenggara demi membangun ekosistem yang kondusif.
"Dalam rangka memfasilitasi kebutuhan masyarakat dan menghadapi berbagai persoalan dimaksud, tata kelola internet diperlukan untuk membangun ekosistem yang kondusif dalam mewujudkan transformasi digital," kata Sekretaris Jenderal Kominfo, Mira Tayyiba, dalam penutupan Southeast Asia Internet Governance Forum (SEA IGF) 2021, dikutip dari siaran pers, Jumat (3/9/2021).
Forum tersebut dinilai memiliki peranan penting untuk meningkatkan sinergi dan kolaborasi antarpemangku kepentingan majemuk (multistakeholder) di Asia Tenggara dalam pembahasan tata kelola internet.
"Tata kelola internet memiliki dinamika dan kecepatan tersendiri. Oleh karena itu, pemerintah harus berbagi tanggung jawab dengan berbagai pemangku kepentingan, baik itu komunitas, keamanan siber, akademisi, organisasi masyarakat sipil dan industri," kata Mira.
Pembangunan ruang digital bersifat multidimensi, membutuhkan perencanaan jangka panjang yang matang, memerlukan dukungan kerangka hukum dan kebijakan yang komprehensif, infrastruktur yang memadai, teknologi yang tepat guna dan kerja sama pemangku kepentingan.
Mira mengutip Laporan Sidang Umum PBB bahwa hak yang dimiliki setiap orang secara luar jaringan (offline) juga harus didapatkan secara dalam jaringan (online) di ruang digital.
Kominfo melihat pembahasan materi dalam SEA IGF 2021 memberikan masukan yang signifikan dalam memperkuat rencana strategis Indonesia berkaitan dengan implementasi transformasi.
"Hasil dari penyelenggaraan SEA IGF dapat dijadikan referensi dalam pembentukan kebijakan tata kelola internet yang inklusif, baik dalam tingkat nasional maupun regional. SEA IGF pertama ini diharapkan dapat memberikan inspirasi dan akan terus bergulir pada tahun-tahun berikutnya di Asia Tenggara dalam tingkatan semangat kesetaraan dan kebersamaan," kata Mira.
SEA IGF 2021 diadakan secara hibrida di Bali dan virtual. Pertemuan yang diadakan pada 1-2 September tersebut bertema Digital Transformtion in Southeast Asia, membahas antara lain teknologi informasi dan komunikasi, infrastruktur 5G, keamanan siber, hak digital, perlindungan data pribadi dan peran penting literasi digital. [Antara]
Baca Juga: Kominfo Selesaikan 31 Kasus Kebocoran Data Pribadi, Sanksinya Teguran Tertulis
Berita Terkait
-
Kasus Korupsi Eks Dirjen Kominfo Semuel Abrijani: Apa Alasan Jaksa Menunda Pembacaan Tuntutan?
-
Viral Kuota Internet 50 GB Gratis Jelang Hari Kemerdekaan, Begini Penjelasan Resminya
-
Wamen Nezar Patria Sebut Pentingnya Digitalisasi buat Pengembangan Wilayah, Kenapa?
-
Tuntutan Berat untuk Eks Pegawai Kominfo: Denda Miliaran dan Penjara hingga 9 Tahun di Depan Mata
-
Diperiksa di Bui, Plate Lempar Tanggung Jawab Proyek PDNS ke Bawahan yang Jadi Tersangka
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
- 5 HP Android dengan Kualitas Setara iPhone 13 Pro dan iPhone 13 Pro Max
Pilihan
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
Terkini
-
47 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Juni 2026: Bocoran Pemain OVR 120 dan Klaim Koin Jutaan
-
Rekomendasi HP AI untuk Healing dan Traveling, Galaxy A57 5G Punya Kamera Pintar dan Baterai Awet
-
Mengenal Instagram Plus, Apa Saja Kelebihan dan Harga Berlangganannya?
-
4 Rekomendasi Kulkas 2 Pintu Inverter Terlaris 2026: Cepat Dingin, Hemat Listrik 47 Persen
-
175 Platform Digital Sudah Diperiksa Komdigi, Netflix, Shopee dan PUBG Termasuk
-
7 Kelebihan dan Kekurangan Lenovo Yoga Tab: Tablet AI Chip Kencang dengan Layar Ciamik
-
Samsung Siapkan Tablet Tahan Banting dengan Jaringan 5G, Dukung Sertifikasi Militer
-
5 Kritik Ferry Latuhihin: Rupiah Anjlok, Curigai Mati Listrik Massal Gegara 'Ekonomi'
-
4 HP Xiaomi RAM 12 GB dan Memori Internal 256 GB Termurah Juni 2026
-
3 HP Samsung Rp3 Jutaan dengan Kamera Terbaik sesuai Review dan Harga