Suara.com - Kelompok militan Taliban memperingatkan perusahaan asing untuk meninggalkan Pakistan.
“Kami peringatkan seluruh investor asing, maskapai penerbangan, perusahaan multinasional untuk segera menunda semua aktivitasnya di Pakistan dan meninggalkan negara ini. Kalau tidak, mereka akan bertanggung jawab atas kerugian yang akan mereka hadapi,” kata juru bicara Taliban, Shahidullah Shahid.
Pusat kekuatan Taliban ada di distrik Waziristan Utara. Tentara Pakistan sudah melakukan serangan militer secara ofensif ke distrik tersebut. Serangan itu dilakukan hanya selang satu minggu setelah kelompok Taliban menyerang bandara di Karachi yang menewaskan belasan orang.
Serangan ke bandara itu sekaligus memupus upaya perdamaian antara Pakistan dengan kelompok Taliban. Kelompok militan itu juga berjanji akan melakukan balas dendam kepada pemerintah Palestina karena membunuh 12 anggotanya yang menyerang bandara Karachi.
“Kami memegang pemerintahan Nawaz Sharif dan pembentukan Punjabi menjadi penyebab hilangnya nyawa kelompok Muslim dan juga perumahan terkait operasi ini. Tindakan perlawanan ini akan membuat anda berhati-hati,” kata Shahid. (AFP/CNA)
Berita Terkait
-
Pemerintah Ungkap Biang Kerok Guyuran Dana Investor Asing Anjlok di 2025
-
Indonesia-Pakistan Targetkan Negosiasi CEPA, Dari Minyak Sawit hingga Tenaga Medis
-
Aksi Ekstrem Pasutri Pakistan di Soetta: Sembunyikan 1,6 Kg Sabu di Lambung dan Usus
-
Perut Isinya Sekilo Sabu, Aksi Gila Pasutri Pakistan Telan 159 Kapsul Demi Lolos di Bandara Soetta
-
Bongkar Strategi BUMN Migas Jaga Kepercayaan Investor Asing
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- 5 Sampo Penghitam Rambut yang Tahan Lama, Solusi Praktis Tutupi Uban
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 4 Bedak Wardah Terbaik untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan
- 7 Sepatu Skechers Wanita Tanpa Tali, Simple Cocok untuk Usia 45 Tahun ke Atas
Pilihan
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
Terkini
-
OJK Serahkan Pelaku Saham Gorengan di Pasar Modal, Ini Sosoknya
-
Dibayangi Risiko Super Glut, ICP Desember 2025 Melandai
-
Promo Indomaret Gebyar Diskon Tahun Baru, Semua Murah Hingga 21 Januari 2026
-
Duit Rp 15,72 Triliun Milik PANI Sudah Ludes, Dipakai Apa Saja?
-
175 Izin Usaha Terbit Otomatis Lewat Mekanisme Fiktif Positif, Pangkas Birokrasi!
-
BRI Peduli Korban Bencana, Komitmen Dukung Percepatan Pemulihan via Aksi Nyata
-
Hashim: Hunian Vertikal di Kampung Bandan Wujud Program 3 Juta Rumah
-
Menteri Investasi: Pelemahan Rupiah Masih Diterima Investor Asing
-
Realisasi Biomassa di Bawah Target, Ombudsman: Berpotensi Maladministrasi
-
6 Proyek Hilirisasi Mineral Hingga Peternakan Siap Jalan di 2026