Suara.com - Bank Permata membukukan laba operasional sebelum pencadangan selama semester I 2014 sebesar Rp1,34 triliun atau naik 13 persen dibanding periode yang sama 2013 sebesar Rp1,19 triliun.
Direktur Retail Banking Ban Permata, Bianto Surodjo mengatakan pencapaian laba itu ditopang dari kinerja bank itu yang meningkat. Ia menyebutkan total laba bersih yang berhasil dibukukan bank tersebut sebesar Rp800 miliar.
Bianto mengatakan pertumbuhan positif tersebut disumbang oleh berbagai produk usaha yang dijalankan bank swasta yang memiliki dua juta nasabah di 60 kota di Indonesia.
Ia mengatakan pembiayaan syariah mencapai sebesar Rp127 triliun pada akhir Juni 2014 yang didorong pertumbuhan di sektor UKM dan "local and midle market corporates" melalui bisnis pembiayaan perdagangan dan produk-produk pembiayaan bank.
Adapun total aset per 30 Juni 2014 mencapai Rp177 triliun dibanding periode yang sama 2013 sebesar Rp144 triliun.
Menurut dia, Bank Permata berhasil mengelola likuiditasnya dengan baik yang ditandai dengan dana pihak ketiga tumbuh sebesar 19 persen yakni menjadi Rp138 triliun sementara Loan to Deposit Ratio (LDR) mencapai 91,5 persen.
"Kami berhasil mengelola likuiditas dengan baik di tengah-tengah kondisi suku bunga tinggi," kata Bianto yang juga Plt Direktur Wholesale Banking Bank Permata.
Pihaknya akan terus menjaga likuiditasnya sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan Bank Indonesia. Ia juga menambahkan pihaknya menargetkan pertumbuhan kredit sebesar 12-15 persen selama 2014.
Per Juli 2014, Bank Permata memiliki 329 kantor cabang yang terdiri dari 16 cabang syariah dan 313 cabang konvensional di Tanah Air. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Permata Bank Cetak Laba Bersih Tumbuh 4,5 Persen pada Semester I-2026, Kredit Naik Jadi Rp171,2 T
-
Bank Permata Salurkan Pembiayaan Hijau Rp556 Miliar Sepanjang 2024
-
Bank Permata Raup Laba Rp 1,6 Triliun, Siap Bagi-bagi Dividen
-
Bank Permata Bidik Pasar Rumah Mewah, Tawarkan Kredit KPR Menggiurkan
-
Likuiditas Masih Aman, Kredit Bank Permata Tembus Rp 156,6 Triliun
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Wamendagri Wiyagus Dorong Percepatan Desa dan Kelurahan Siaga TBC di Provinsi Riau
-
Momen Akrab Prabowo dan PM Anutin, Antar Sampai Tangga Pesawat
-
Menyaksikan Lahirnya Sebuah Peradaban dari Buku Bara di Atas Demak Bintara
-
War Tiket Upacara 17 Agustus di Istana Daftar di Mana? Ini Link dan Syarat yang Dibutuhkan
-
Bukan Akar Masalah! Pencopotan 137 Kepala Dapur SPPG Tak Perbaiki Program MBG
-
Aguan Lapor, Laba PANI Melejit 484% Jadi Rp1,7 Triliun
-
Benarkah Kesepakatan AS-Iran Sudah Dekat?
-
Ogah Terima Materi, Sumarsih Tagih Janji Pemerintah Tuntaskan Kasus Pelanggaran HAM 1998
-
Ketangkap Lagi! Tiga WN Malaysia Selundupkan Kokain Dalam Sepatu hingga Perlengkapan Mandi
-
Purbaya Semprot Moody's dan Fitch: "Offside!" Salah Ukur Ekonomi RI, Harusnya Lihat Angka 5,6%