Suara.com - Indeks harga saham gabungan Bursa Efek Indonesia bertahan di zona hijau pada sesi pembukaan perdagangan, Senin (19/1/2015). IHSG BEI dibuka menguat sebesar 3,78 poin atau 0,07 persen ke posisi 5.152,15, sedangkan indeks 45 saham unggulan (LQ45) naik 1,86 poin atau 0,21 persen ke posisi 888,20.
"Mengikuti penguatan bursa AS, pagi ini bursa Asia termasuk indeks BEI menguat," kata Analis Samuel Sekuritas Tiesha Narandha Putri.
Ia mengemukakan bahwa Bursa Amerika mengakhiri pelemahan dalam empat hari berturut-turut didorong oleh data konsumen yang membaik dan kenaikan harga minyak dunia sehingga menyebabkan saham-saham berbasis energi meningkat.
Menurut dia, kondisi global yang cukup positif diperkirakan mendorong IHSG menguat pada awal pekan ini, saham-saham dari dalam negeri seperti sektor perbankan berpotensi mendorong indeks BEI.
Head of Research Valbury Asia Securities Alfiansyah menambahkan bahwa pergerakan IHSG masih akan dipengaruhi sentimen domestik dan luar negeri. Dari domestik, sentimen datang dari Bank Indonesia yang mempertahankan BI Rate sebesar 7,75 persen.
"Kebijakan BI tersebut konsisten dengan upaya untuk mengarahkan inflasi menuju ke sasaran 4 plus 1 persen pada 2015 dan 2016, serta mendukung pengendalian defisit transaksi berjalan ke tingkat yang lebih sehat," katanya.
Dari eksternal, lanjut dia, data perekonomian AS dan Tiongkok akan memberikan pengaruh bagi pergerakan indeks global dan regional Asia. Sejumlah data penting dari eksternal diperkirakan membaik, data klaim pengangguran AS dan data produk domestik bruto (PDB) Tiongkok akan menjadi katalis bagi pasar saham.
Bursa regional, di antaranya indeks Bursa Hang Seng melemah 94,89 poin (0,39 persen) ke 24.008,63, indeks Bursa Nikkei naik 93,29 poin (0,55 persen) ke 16.957,45, dan Straits Times menguat 12,41 poin (0,40 persen) ke posisi 3.313,17. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Profil PT Indospring Tbk, Ini Sosok Pemiliknya
-
Bulog Segera Bangun Gudang Beras di Arab Saudi
-
OJK Ungkap Kejahatan di BPR Panca Dana: Kredit Fiktif dan Pencairan Deposito Nasabah
-
Diduga Lakukan Penipuan Kripto, Bisnis AMG Pantheon Ditutup Paksa
-
Bantah Dokumen Perjanjian Tarif Resiprokal, Haikal Hasan: Produk Impor AS Wajib Sertifikat Halal
-
Menteri PKP Buka Peluang Integrasikan Program Gentengisasi dengan Bantuan Perumahan
-
APBN Tekor Rp 695,1 T, Purbaya Klaim Ekonomi RI Masih Aman: Lebih Jago dari Malaysia & Vietnam
-
Dukung Dasco soal Tunda Impor Mobil Pikap India, Kadin: Nanti Jadi Bangkai
-
Purbaya Perpanjang Dana SAL Rp 200 T hingga 6 Bulan: Bank Tak Perlu Khawatir!
-
OJK Tabuh Genderang Perang! Influencer Saham 'Nakal' Terancam Sanksi Berat