Suara.com - Badan Anggaran DPR rapat kerja dengan sejumlah menteri di bawah koordinasi Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Manusia dan Pembangunan Puan di gedung DPR, Selasa (8/9/2015) mulai sekitar pukul 10.30 WIB.
Berdasarkan pantauan Suara.com, menteri yang hadir adalah Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohanna Yambise, Menteri Kesehatan Nila F. Moeloek, Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, Kepala Bappenas Sofyan Djalil, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, dan Wakil Menteri Keuangan Madriasmo.
Rapat kerja membahas Rancangan Pendapatan dan Belanja Negara 2016.
Ketua Banggar DPR Ahmadi Noorsupit berharap koordinasi antar kementerian yang menjadi lebih baik dan efeknya dapat dirasakan pada tahun anggaran 2016.
"Diharapkan dengan adanya rapat ini koordinasi dari Kementerian PMK dengan kementerian di bawahnya dapat berjalan lebih baik di tahun anggaran 2016," katanya.
Noorsupit menilai hingga saat ini kualitas pertumbuhan di Indonesia kurang baik lantaran pertumbuhan yang masih terfokuskan pada sisi konsumsi.
Ia juga mengkritisi penyerapan anggaran desa masih belum maksimal hingga saat ini.
"Saat ini dengan penyerapan yang kecil, belum terlihat maksimal dampaknya. Harusnya bisa segera cair agar pelaksanaannya dapat berjalan dengan baik dan hasilnya juga dapat terlihat," kata dia.
Oleh sebab itu, Banggar DPR mendorong beberapa kementerian yang penyerapan anggarannya masih minim untuk segera merealisasikan anggaran semaksimal mungkin.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Luhut Klarifikasi soal Tugas Bea Cukai Diganti BUMN Ekspor PT DSI
-
10 Raksasa Sawit Diduga Manipulasi Ekspor, Nama-nama Konglomerat Ini Diincar Kejagung?
-
Purbaya Bantah Luhut, Tugas Bea Cukai Tak Diganti BUMN Ekspor PT DSI!
-
Anjlok! Rupiah Nyaris Tembus Rp17.800! Isu Domestik Sudah Tak Terbendung
-
Program Vokasi Nasional Rp 2,12 T Resmi Diumumkan, Jaring Lulusan SMK dan Karyawan PHK
-
Aturan Ekspor Lewat Danantara Sumberdaya Indonesia Masih Abu-abu: Ternyata Tak Segampang Itu!
-
Program Magang Nasional Batch 4 Dimulai Juli 2026, Telan Anggaran Rp 4,14 Triliun
-
PHE Masih Jadi Raja Migas RI, Tapi Produksi Alamiah Terancam Turun Tajam
-
Arab Saudi Buka Lagi Keran Udang RI, Mendag: Ini Kabar Baik!
-
Hampir Semua Direksi Danantara Sumberdaya Indonesia Diisi Orang Asing