Suara.com - Ketua Badan Anggaran DPR RI Ahmadi Noorsupit mengaku kesal ketika menderangar laporan lambatnya peneyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2015 di Kemnterian dan Lembaga (K/L) pemerintahan Presiden Joko Widodo. Sampai saat ini penyerapan baru 34,7 persen.
"Pagu anggarannya kan mencapai Rp2000 triliun. Tapi ini anggaran ini kok tidak berpengaruh kepada kemiskinan dan pengangguran. Ini masih sama saja nggak ada perubahan," kata Noorsupit dalam rapat Banggar DPR, di Gedung DPR, Selasa (8/9/2015).
Kekesalan Noorsupit memuncak ketika melihat data pertumbuhan Indonesia yang memiliki kualitas sangat buruk meski Indonesia menempati posisi kedua di dunia. Noorsupit menjelaskan, rendahnya kuliatas pertubuhan di Indonesia lantaran masih ditopang oleh konsumsi rumah tangga, bukan didorong berdasarkan investasi.
"Kenapa kita masih buruk kualitas pertumbuhannya? Ya karena pertumbuhan masih ditopang konsumsi rumah tangga. Harusnya dari sektor investasi juga bisa," ungkapnya.
Oleh sebab itu, pihaknya meminta kepada kementerian yang penyerapan anggarannya masih rendah untuk segera menyerap anggaran semaksimal mungkin. Hal ini dilakukan agar masyarakat dapat merasakan dana APBN-P tersebut. Sehingga masyarakat diharapkan menjadi lebih sejahtera.
"Terutama Kementerian Desa untuk segera menyerap anggaran. Kan baru 11 persen. Agar masyarakat terutama di desa kehidupannya, infrastrukturnya bisa lebih baik lagi," tegasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
Terkini
-
[HOAKS] Presiden Prabowo Resmikan KUR BRI Tanpa Agunan
-
Siasat Airlangga Hadapi Gejolak Timur Tengah: Defisit APBN Tetap di Bawah 3%, ASN Bakal WFH?
-
Presiden Imbau Hemat Energi, Ini Tips Masak yang Lebih Efisien dari Pertamina
-
Abaikan Ultimatum Trump, Israel Nekat Hajar Jantung Energi Iran di South Pars!
-
Bocah 10 Tahun di Gunungkidul Putus Sekolah Demi Rawat Orang Tua, Relawan Prabowo Turun Tangan
-
Daftar Promo Tiket Whoosh Selama Mudik Lebaran, Diskon hingga Rp 100.000
-
Momen Ramadan Dimanfaatkan Pengembang untuk Dongkrak Penjualan Properti
-
Bukan Karena Kapal Rusak, Ini Biang Kerok Antrean Kendaraan di Bakauheni
-
Konflik AS-Israel vs Iran Picu Lonjakan Harga BBM di 95 Negara, RI Paling Merana?
-
Mudik Gratis BUMN 2026: PLN Berangkatkan 12.500 Pemudik Sekaligus Tekan Emisi