Suara.com - Wakil Gubernur Jambi Fachrori Umar mengatakan, SKK migas harus membangun sistem pengaduan dan pelaporan dalam kerangka penegakan tata kelola yang baik dengan mengedepankan prinsip-prinsip akuntabilitas, transparansi, independent dan adil.
"Sudah seharusnya SKK migas membangun suatu sistem pengaduan dan pelaporan untuk semua, termasuk bagi masyarakat yang mengetahui adanya informasi perbuatan berindikasi pelanggaran," kata Wagub Fachrori Umar di Jambi, Selasa (15/3/2016).
Saat menjadi pembicara pada Seminar Pencegahan korupsi sektor hulu migas wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) di Palembang, ia mengatakan, kalaupun sistem itu sudah dibangun secara baik, maka perlu disosialisasikan kepada masyarakat.
Wagub menambahkan, kegiatan usaha hulu minyak dan gas bumi yang baik dan benar hendaknya diawali dengan penyelidikan umum, seperti eksploitasi, penyelesaian sumur, pembangunan sarana, sampai pada tahap rehabilitasi.
"Secara garis besar pengelolaan usaha hulu minyak dan gas bumi harus dilakukan dengan mengedepankan aspek teknis maupun non teknis, agar kegiatannya tidak menimbulkan permasalahan baik pengelolaannya maupun terhadap lingkungan," kata Fachrori.
Sedangkan upaya pencegahan korupsi katanya dapat dilakukan melalui assessment risiko korupsi, proses bisnis dan fungsi serta melalui penyusunan program pencegahan korupsi atau penyempurnaan pedoman etika.
Fachrori mengungkapkan, potensi yang dimiliki Provinsi Jambi adalah minyak dan gas bumi, potensi itu sudah sepatutnya dikelola secara bijak yang ditujukan untuk peningkatan pendapatan masyarakat dan perekonomian, baik dalam skala nasional ataupun daerah dengan tujuan berimplikasi terhadap peningkatan kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat.
Selain itu Wagub juga berharap kepada pengusaha migas agar memenuhi janjinya terhadap masyarakat di wilayahnya.
"Saya berharap kepada pengusaha migas yang berada di Jambi, untuk selalu memperhatikan masyarakat yang berada di sekitar usahanya," katanya menambahkan. (Antara)
Berita Terkait
-
Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi
-
Indonesia Gandeng Kuwait Perkuat Kerja Sama Sektor Energi
-
Sepanjang Tahun 2025, Pertamina EP Cepu Torehkan Kinerja Moncer
-
Tak Jadi di Minerba, Bahlil Bilang Skema Bagi Hasil Hanya Sektor Migas
-
Menteri Bahlil Mau Rombak Total Sistem Tambang RI Lewat Aturan Baru 'Gross Split'
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi
-
Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa
-
Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli
-
Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka
-
Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru
-
Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan
-
Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit
-
Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil
-
Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik
-
Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN