- NWP Property mengoperasikan PLTS atap on-grid dengan kapasitas total lebih dari 2.000 kWp di empat mal miliknya.
- Proyek energi bersih ini merupakan hasil kolaborasi dengan Xurya Daya Indonesia yang pionir skema sewa tanpa biaya awal.
- Pemasangan PLTS atap ini mendukung komitmen NWP Property terhadap konsep *green retail* dan efisiensi operasional.
Suara.com - NWP Property secara resmi mengoperasikan pembangkit listrik tenaga surya atau PLTS atap on-grid di empat pusat perbelanjaan miliknya. Adapun total kapasitas yang terpasang lebih dari 2.000 kWp, dan diproyeksikan menghasilkan hampir 3,3 juta kWh energi bersih per tahun.
Adapun keempat pusat perbelanjaan tersebut, The Park Pejaten, Citiplaza Bondowoso, Citimall Garut, dan The Park Semarang. Pemasangan PLTS atap itu tersebut merupakan kerja sama antara NWP Property dengan Xurya Daya Indonesia, perusahaan startup penyedia energi surya dan pionir skema sewa PLTS tanpa biaya awal.
Research & Development Advisor NWP Property, Dhawal Doshi mengatakan pemasangan PLTS tersebut merupakan komitmen perusahaan terhadap energi baru terbarukan.
"Target demografi NWP Property sudah aware terhadap pentingnya komitmen keberlanjutan, dan proyek ini merupakan respon kami terhadap meningkatnya permintaan akan destinasi green retail," kata Dhawal saat peresmian di The Park Pejaten, Jakarta Selatan pada Rabu (14/1/2026).
Dia menyebut pusat perbelanjaan merupakan ruang publik dengan mobilitas tinggi yang perlu dikelola secara berkelanjutan. Dengan PLTS atap, NWP Property ingin membuktikan operasional mal yang ramah lingkungan dapat meningkatkan efisiensi tanpa mengganggu kenyamanan pengunjung maupun kegiatan bisnis.
"Bagi NWP Property, konsep green retail bukan hanya sekadar tren, tetapi bagian dari strategi jangka panjang dalam evolusi destinasi ritel agar tetap relevan dengan kebutuhan masa depan," ujar Dhawal.
Sementara itu, Managing Director Xurya Daya Indonesia, Eka Himawan menyampaikan kolaborasi dengan NWP Property membuktikan relevansi energi surya di sektor ritel.
Melalui skema tanpa biaya awal, Xurya Daya Indonesia berupaya memfasilitasi pengelola properti untuk beralih ke energi bersih secara praktis, aman, dan terukur.
"Kami berharap kolaborasi ini tidak hanya menjadi pencapaian operasional, tetapi juga dapat mendorong lebih banyak pengelola properti di Indonesia untuk ikut berperan dalam transisi energi dan menghadirkan destinasi ritel yang lebih hijau dan berkelanjutan," ujarnya.
Baca Juga: Investor Baru Bawa Angin Segar, FUTR Bakal Bangun PLTS 130 MW
Berita Terkait
-
Pelaku Industri Keluhkan Kuota PLTS Atap Masih Jadi Hambatan
-
Kuota Pemasangan PLTS Atap 2026 Dibuka, Ini Ketentuan yang Harus Diketahui!
-
Pengguna PLTS Atap Meningkat 18 Kali Lipat, PLN Buka Kouta Baru untuk 2026
-
Energi Terbarukan Mulai Masuk Sektor Tambang dan Perkebunan
-
Emiten KEEN Menang Tender Garap PLTS Tobelo 10 MW
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Pertamina Siapkan SPBU 24 Jam, Mobil Tangki hingga Towing Gratis Selama Mudik
-
Bahlil Jelaskan soal Stok BBM Nasional Cuma 25 Hari: Mau Simpan di Mana?
-
Kantornya Digeledah, PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia Hormati Proses Hukum
-
Kantor Purbaya Tanggapi Penilaian Fitch usai Turunkan Rating Indonesia ke Negatif
-
Bursa Kripto CFX Optimistis Pasar Aset Kripto Tumbuh Positif pada 2026
-
Bahlil Sebut RI Memang Butuh Impor Etanol dari AS
-
IHSG Jeblok 4,57%, Apa yang Bikin Pasar Panik?
-
Purbaya Klaim Anggaran Negara Masih Aman di Tengah Perang AS-Israel-Iran
-
Dirut Bursa Kripto CFX: Volume Kripto Offshore 2,5 Kali Lebih Besar dari Dalam Negeri
-
CFX Perkecil Biaya Transaksi Demi Dongkrak Daya Saing Pasar Kripto RI