Suara.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) mengemukakan bahwa sekitar 40 perusahaan di dalam negeri menyatakan minatnya untuk melakukan penawaran umum perdana saham (IPO).
"Hampir 40 perusahaan sudah menyatakan minat untuk IPO dalam rangka meraih dana ekspansi, proyek pemerintah diharapkan terus jalan. Sekitar 10 perusahaan di antaranya sudah menunjuk penjamin pelaksana emisi (underwriter) untuk membantu prosesnya," ujar Direktur Utama BEI Tito Sulistio di Jakarta, Kamis (24/3/2016).
Ia menambahkan bahwa BEI akan gencar membuka galeri atau kantor cabang di daerah untuk dapat lebih mengedukasi dan menyosialisasikan kepada perusahaan mengenai manfaat melakukan IPO.
Selain itu, lanjut dia, BEI juga akan menambah jumlah produk investasi di pasar modal agar lebh bervariasi sehingga menarik minat masyarakat berinvestasi, dan memperkuat modal perusahaan sekuritas.
Tito Sulistio mengatakan bahwa tren indeks BEI yang mulai bergerak menguat setelah sempat terkoreksi hingga menyentuh level 4.300 poin pada tahun lalu hingga saat ini berada di kisaran 4.800-4.900 poin dapat menambah kepercayaan yang positif, baik oleh perusahaan maupun investor terhadap industri pasar modal.
"BEI optimistis kinerja indeks harga saham gabungan (IHSG) BEI akan membaik seiring dengan perekonomian nasional. Target 30 perusahaan melaksanakan IPO tahun ini bisa tercapai," ucapnya.
Ia juga mengatakan bahwa salah satu Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di sektor perbankan juga ada yang menyatakan minatnya melakukan IPO. Pada kuartal ini BUMD itu sedang melakukan kajian mengenai rencana IPO.
"Dari sejumlah perusahaan yang menyatakan minat IP itu terdiri atas beberap sektor usaha, seperti sektor konsumer, pelayaran, farmasi, properti, dan lainnya," katanya.
Sepanjang tahun 2016 ini, baru terdapat tiga perusahaan yang telah resmi mencatatkan sahamnya di BEI yakni PT Bank Artos Indonesia Tbk, PT Mitra Pemuda Tbk, dan PT Mahaka Radio Integra Tbk. (Antara)
Berita Terkait
-
IPO SpaceX Siap Pecahkan Valuasi Tertinggi dalam Sejarah, Setara 10 Kali Lipat APBN
-
Dana IPO Mulai Terserap, Merdeka Gold Pacu Produksi Tambang Emas Pani
-
IHSG Bergerak Dua Arah Pagi Ini, Masih di Level 6.100-an
-
IHSG Terbang pada Selasa Pagi ke Level 6.200-an, DSSA Hingga BREN Topcer
-
IHSG Ambles Tapi Aset Emiten Melesat Rp94 Triliun, Ini Penyebabnya
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Kegagalan Investasi TaniHub Risiko Bisnis, Bukan Tindak Pidana
-
Eks Dirut BVI Bantah Terima Kickback dari Investasi TaniHub
-
TASPEN Cepat Kilat, 99 Persen Pensiunan Terima Gaji Ke-13 di Hari Pertama Tanpa Potongan
-
Asuransi Astra Rayakan Eksistensi 70 Tahun dengan ACTION! dan Apresiasi Pewarta 2026
-
RUU P2SK Disepakati, Besok Dibawa ke Paripurna
-
Pengamat: Pengusaha Jangan Baru Ribut Saat DSI Bereskan Tata Kelola Ekspor
-
Punya Lisensi, WSKT Mulai Garap Proyek Infrastruktur di Arab Saudi
-
IHSG Anjlok Karena Investor Ragukan Kredibilitas Kebijakan Pemerintah
-
Purbaya Ungkap DPR Bisa Evaluasi LPS, OJK, dan BI berkat RUU P2SK
-
Strategi Bertahan di Tengah Rupiah yang Semakin Jatuh ke Jurang