Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM I Gusti Nyoman Wiratmadja Puja mengatakan Provinsi Sumatera Selatan masih kekurangan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) jika dibandingkan dengan jumlah penduduk.
"Di Sumsel ini rasionya, satu SPBU untuk 79 ribu orang. Ini masih jauh dari ideal karena Jakarta saja sudah bisa mencapai 38 ribu orang," kata Wiratmadja di Palembang, Kamis (12/5/2016).
Ia mengemukakan belum idealnya jumlah SPBU ini secara langsung berdampak pada perekonomian di Sumsel.
Namun, kondisi ini sejatinya bukan hanya dialami Sumsel, tapi juga provinsi lain di Indonesia lantaran penyebaran SPBU yang tidak merata atau hanya terkonsentrasi di kota saja.
"Harapannya pemerintah di daerah yang mendorong kalangan pengusaha ini untuk berusaha di bidang energi ini dengan membuka SPBU di kabupaten/kota," tuturnya.
Menurutnya, hal ini penting untuk mempercepat pembangunan di suatu kawasan.
Apalagi saat ini Sumatera Selatan termasuk daerah yang cukup pesat pembangunannya dalam beberapa tahun terakhir.
"Berlimpahya Sumber Daya Alam minyak bumi dan gas bumi yang ada di Sumsel ini seharusnya dapat juga dirasakan masyarakat," ucap Wiratmadja. (Antara)
Berita Terkait
-
Siapa Yang Tanggung Tekor SPBU Swasta?
-
Berapa Harga APAR? Heboh Petugas SPBU Ogah Padamkan Motor Terbakar, Sebut APAR Mahal
-
Dana BOS SMAN 2 Prabumulih Hampir Rp1 Miliar Dikuras Hacker, Pelaku Pesta Sabu Saat Ditangkap!
-
Mahalnya Harga BBM, Warga Singapura Pilih Isi Bensin hingga ke Malaysia
-
Isu Harga BBM Melejit, Warga Jakarta 'Panic Buying' Pertamax Hingga Ludes!
Terpopuler
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Dapat Status Pegawai BUMN, Apa Saja Tugas Manajer Koperasi Merah Putih?
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi
-
Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar
-
Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?
-
Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan
-
Bos-bos BCA Kompak Serok Saham Sendiri Saat Harga Diskon, Apa Dampaknya?
-
Orang Kaya Ngeluh LPG 12 Kg Naik, Bahlil: Sorry Yee!
-
Selat Hormuz Dibuka Lagi, Tapi Dua Kapal Milik Pertamina Masih Tersandera
-
Dobrak Sekat Perbankan dan Telko, BTN-Indosat Berduet Percepat Inklusi Keuangan
-
Harga Plastik Naik, Bapanas Waspadai Dampaknya ke Harga Beras dan Gula
-
Selat Hormuz Dibuka, PIS Siapkan Rute Darurat agar 2 Kapal Pertamina Kembali Berlayar