Staf Ahli Menteri Keuangan di bidang Pengawasan Pajak Kementerian Keuangan, Puspita Wulandari mengaku sejak diberlakukan pada pertengahan Juli 2016, program pengampunan pajak atau tax amnesty ini mulai banyak dilirik oleh WNI yang berada di dalam negeri mau pun di luar negeri.
Ia pun mengklaim, pertanyaan banyak diutarakan kepada pemerintah oleh WNI yang berada di Amerika Serikat yang memiliki rumah atau hartanya yang ada di AS. Puspita mengaku, WNI disana mulai tertarik untuk mendeklarasikan harta kekayaannya.
“Jadi mereka baru bertanya skema tax amnesty ini seperti apa.mereka menanyakan, mereka ini beli rumah disana, atau ada aset di AS yang belum dilaporkan, itu caranya gimana. Nah kita jelaskan ini tax amnesty,” kata Puspita saat ditemui di UI Salemba, Jakarta Pusat, Selasa (9/8/2016).
Ia pun berharap para WNI ini juga langsung tertarik untuk mendaftarkan dirinya dalam program yang digadang-gadang oleh Presiden Joko Widodo ini. Pasalnya, dengan adanya program ini fondasi perekonomian di Indonesia akan semakin kuat meski diterjang pelemahan ekonomi global.
“Selama ini kan perekonomian kita selalu bergantung dengan komoditas. Ketika komoditas itu harganya anjlok, maka perekonomian kita juga akan menurun. Makanya itu dibutuhkan tax amnesty untuk membangun perekonomian Indonesia agar tidak bergantung lagi pada komoditas,” tegasnya.
Ia pun mengimbau kepada para peserta tax amnesty yang sudah mendeklarasikan asetnya untuk menginvestasikan kepada perusahaan gateway yang sudah ditunjuk oleh pemerintah.
“Kalau perusahaannya bukan yang ditunjuk oleh pemerintah, harus lapor ke perusahaan tersebut agar dapat didata oleh pemeintah,” ungkapnya.
Berita Terkait
-
60 Persen Dana Repatriasi Diprediksi Investasi ke Sektor Properti
-
Sri Mulyani Berterima Kasih atas Pengakuan Dosa Tak Bayar Pajak
-
Lippo Group Optimis Tax Amnesty Bisa Naikkan Penjualan 30 Persen
-
Sukseskan Tax Amnesty, HIPMI Gelar Rakor dengan Seluruh Anggota
-
Presiden KSPI Tak Yakin Sri Mulyani Dongkrak Perekonomian
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
Pilihan
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
Terkini
-
Purbaya Mengaku Belum Diajak Bicara Istana soal Bayar Utang Kereta Cepat Pakai APBN
-
Apindo Berharap Perjanjian Dagang RI-AS Pangkas Tarif Industri Padat Karya
-
PNM Raih Apresiasi Internasional, Komitmen Perluas Pemberdayaan Perempuan Lewat Orange Bonds
-
Pajak Kendaraan Jateng Naik Drastis, Ternyata Ini Penyebabnya
-
Arus Kendaraan Mudik Diproyeksi Naik 7%, Bisa Picu Potensi Macet di Pelabuhan
-
Perang Lawan Baja Impor, Pelaku Industri Desak Pengawasan Ketat dan Wajib SNI
-
BPJS Gratis untuk Driver Ojol, Program Apresiasi Gojek Bikin Kerja Lebih Tenang
-
Menkeu Purbaya Kena Semprot Dua Menteri Prabowo Kurang dari 24 Jam
-
Peringatan Bahlil Soal Pasokan Energi RI Jika Ada Perang
-
Purbaya Akui Tiffany & Co Disegel Bea Cukai Gegara Impor Ilegal