Konsultan properti internasional Jones Lang LaSalle (JLL) menyatakan sejumlah peritel global masih melakukan ekspansi di beragam pasar pusat perbelanjaan yang terdapat di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya.
"Dengan keterbatasan suplai (pusat perbelanjaan atau mal) yang ada, masih ada peritel yang sibuk ekspansi dan mencari lokasi baru," kata Head of Advisory JLL Indonesia Vivin Harsanto dalam paparan properti di Jakarta, Rabu (5/10/2016).
Menurut dia, peritel global yang berekspansi juga tidak mengincar Jakarta tetapi juga berbagai daerah di sekitarnya yaitu di kawasan Bodetabek.
Vivin juga menyebutkan mal di daerah ibukota dan sekitarnya sudah tidak lagi hanya sebagai tempat belanja tetapi telah menjadi "life style" seperti menjadi tempat untuk bertemu bersama teman atau kerabat.
Sementara itu, Head of Research JLL Indonesia James Taylor mengatakan secara umum, peritel makanan dan minuman terus menjadi penggerak permintaan utama untuk ruang kantor di pusat perbelanjaan.
"Okupansi (tingkat keterhunian) telah lebih dari 90 persen sejak tahun 2012 secara keseluruhan di pusat perbelanjaan.. dan jumlah itu lebih dari 95 persen di mal ritel utama," katanya.
Hal itu, ujar dia, berarti ekspansi yang dilakukan oleh peritel menjadi lebih terbatas dan tingkat permintaan akan lebih didorong dari pasokan ruang ritel karena masih terbatasnya penambahan mal atau pusat belanja baru.
Sedangkan Country Head JLL Indonesia Todd Lauchlan mengemukakan, investor asing yang berasal dari Hongkong, Singapura, China, Jepang, dan Korea secara konsisten masih menaruh minat yang cukup tinggi terhadap properti di Indonesia.
Sebelumnya, kinerja okupansi atau tingkat keterhunian di berbagai lokasi ritel atau pusat perbelanjaan di wilayah DKI Jakarta umumnya baik untuk di mal kelas menengah atas, tetapi kondisi sebaliknya terjadi pada mal menengah-bawah.
"Kalau dilihat dari okupansi, untuk mal kelas atas sudah di atas 95 persen, sedangkan yang kelas menengah bawah tidak sebagus itu," kata Senior Associate Director Colliers International Indonesia (konsultan properti) Ferry Salanto di Jakarta, Selasa (3/10).
Dengan demikian, menurut Ferry Salanto, tingkat kekosongan para penyewa di berbagai mal kelas atas di Jakarta dapat dikatakan sangat minim pada saat ini.
Menurut dia, meski pasokan untuk ritel atau mal baru sudah dikekang dengan kebijakan moratorium pusat belanja di Ibu Kota dari beberapa tahun sebelumnya, tetapi tingkat permintaan juga nisbi belum terlalu tinggi.
Perusahaan yang masih menjadi pendorong utama, ujar dia, masih berada di sektor makanan dan minuman.
Sedangkan di luar Jakarta, lanjutnya, pusat belanja umumnya berkembang di Bekasi dan Tangerang karena mengikuti perkembangan residensial yang pesat di daerah tersebut.
"Sampai sekarang 'performance' (kinerja) ritel tidak sebagus yang kita perkirakan. Walau suplai sedikit, itu tidak otomatis membuat harga sewa bergerak meningkat pesat," tuturnya.
Sentimen peritel sekarang ini, ujar dia, masih berdasarkan kinerja dari mal atau pusat perbelanjaan yang akan mereka masuki tersebut. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Paling Murah, Performa Handal Multitasking Lancar
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Dari Kampung Halaman ke Jakarta, Pertamina Fasilitasi Arus Balik Lebaran
-
Update Terbaru, Dua Kapal Tanker PIS Usai Iran Berikan Respons Positif
-
Arus Balik Lebaran 2026 Memuncak, Bandara Soekarno-Hatta Layani 187 Ribu Penumpang dalam Sehari
-
Pertamina Perkuat Budaya Hemat Energi, dari Kantor hingga Program untuk Masyarakat
-
Iran Respons Positif, Dua Kapal Pertamina Bakal Keluar Selat Hormuz?
-
Pasca - Lebaran, Ini Status Stok Pangan Nasional!
-
Bulog Bantah Isu Dirut Ahmad Rizal Ramdhani Rangkap Jabatan KABAIS TNI
-
Arus Balik Lebaran 2026: ASDP Prioritaskan Mobil Pribadi dan Bus di Ketapang Gilimanuk
-
Izin OJK Dicabut, Bank Neo Commerce : Layanan Nasabah Tetap Aman
-
BRI Hadirkan Tarik Tunai GoPay di 19.000 ATM & CRM