Sebanyak 33 perusahaan pengembang atau developer mengikuti pameran perumahan rakyat yang digelar oleh Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU) di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.
Kegiatan yang berlangsung 20-30 Oktober 2016 itu dipusatkan di GOR Bahteramas Kendari, kata Dirut PPDPP, Budi Hartono di Kendari, Kamis (27/10/2016).
Selain 33 stand pengembang, diikuti pula perbankan Sultra, stand PPDP, stand pemprov dan pemkot Kendari dengan total 55 unit.
Dikatakan perumahan Rakyat merupakan salah satu Program Nawacita Presiden Joko Widodo dengan membangun perumahan rakyat yang disubsidi pemerintah.
Program itu katanya, dimaksudkan agar masyarkat dapat memiliki rumah dengan harga terjangkau, DP ringan, dan Cicilan mulai 5 hingga 20 tahun serta bebas PPN.
"Perumahan rakyat diperuntukan bagi masyarkat yang berpenghasilan di bawah Rp4 Juta, dan belum memiliki rumah," katanya.
Ia berharap, warga Kendari atau Sultra memanfaatkan moment tersebut untuk mendapatkan informasi tentang perumahan ataupun bisa mendapatkan rumah idaman dengan berbagai kemudahan persyaratan. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- Bacaan Niat Puasa Ramadan Sebulan Penuh, Kapan Waktu yang Tepat untuk Membacanya?
- Menkeu Purbaya Pastikan THR ASN Rp55 Triliun Cair Awal Ramadan
- LIVE STREAMING: Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadan 2026
- Pemerintah Puasa Tanggal Berapa? Cek Link Live Streaming Hasil Sidang Isbat 1 Ramadan 2026
Pilihan
-
Murka ke Wasit Majed Al-Shamrani, Bojan Hodak: Kita Akan Lihat!
-
Warga Boyolali Gugat Gelar Pahlawan Soeharto, Gara-gara Ganti Rugi Waduk Kedungombo Belum Dibayar
-
Persib Bandung Gugur di AFC Champions League Meski Menang Tipis Lawan Ratchaburi FC
-
KPK akan Dalami Dugaan Gratifikasi Jet Pribadi Menag dari Ketum Hanura OSO
-
7 Fakta Viral Warga Sumsel di Kamboja, Mengaku Dijual dan Minta Pulang ke Palembang
Terkini
-
IHSG Terus Melonjak di Level 8.300 pada Kamis Pagi
-
Harga Komoditas Cabai Mulai Turun Awal Ramadan, Tapi Cabai Rawit Merah Masih Tinggi
-
Emiten Milik Suami Puan Maharani Bakal Rights Issue Tahun 2026
-
Aturan Makan di LRT, KRL, dan MRT Selama Ramadan 2026
-
Harga Emas Batangan di Pegadaian Turun Lagi, Harganya Makin Murah
-
Jaga Stabilitas Rupiah, BI Diramal Tahan Suku Bunga
-
BEI Gembok Saham WIKA, Ini Alasannya
-
Sawah Rusak 94 Ribu Hektare di Sumatra, Mentan Minta Tambahan Dana Rp2,1 Triliun untuk Perbaikan
-
Daftar Pemutihan Pajak Kendaraan Semua Daerah Februari 2026
-
Intip Kondisi Keuangan MPPA, Saham Layak Dibeli saat Ramadan?