Suara.com - Samsung Electronics Indonesia didukung oleh Samsung Electronics Co. Ltd telah meluncurkan program bertajuk "1.500 Cahaya untuk Lanny Jaya, Papua."
Vice President Corporate Business and Corporate Affairs Samsung Electronics Indonesia, Kanghyun Lee mengatakan, program ini merupakan bentuk donasi bagi rakyat di Kabupaten Lanny Jaya yang belum memiliki akses listrik berupa lentera tenaga surya yang ramah lingkungan dan mudah untuk digunakan.
"Belum semua masyarakat menikmati listrik, seperti di Tiom, Lanny Jaya, Papua. Karena itu kami ingin berbagi cahaya dengan masyarakat Lanny Jaya. Maka kami membawa 1.500 lentera tenaga Surya," terang Kanghyun Lee saat jumpa pers di Jakarta, Senin, (17/4/2017).
Sesuai namanya, lentera tenaga surya cukup dipaparkan pada sinar matahari secara langsung selama sepuluh jam di siang hari untuk kemudian mendapatkan energi penuh dan dapat memberikan penerangan selama 12 jam penuh.
Diharapkan, lentera yang diberikan dapat membantu mobilitas masyarakat di malam hari seperti memasak, belajar atau mengerjakan sesuatu lainnya.
"Anak-anak pelajar kita belum biasa belajar saat malam karena dulu tidak ada lampu, tapi sekarang sudah berbeda. Manfaatnya luar biasa menolong rakyat kita," terang PLT Bupati Kabupaten Lanny Jaya di tempat yang sama.
Lentera tenaga surya diberikan dalam rangka mendukung Hari Bumi 2017 yang jatuh pada 22 April mendatang.
Ada tujuh distrik yang mendapatkan bantuan dari program 1.500 Cahaya untuk Lanny Jaya, yaitu Tiom, Malagaineri, Mokoni, Bokon, Indawa, Wiringgambut dan Pirine.
Baca Juga: Di Beranda Istana, Jokowi Ajak Pilih Cagub Jakarta pada 19 April
Berita Terkait
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia
Pilihan
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
-
1 Prajurit TNI di Lebanon Gugur Dibom Israel, 3 Lainnya Luka-luka
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
Terkini
-
DJP Hapus Sanksi Administratif Jika Lapor SPT Pajak Telat Lewati 31 Maret 2026
-
IHSG Masih Merosot Hari Ini, Saham-saham Energi Membara
-
B-LOG Bukukan Kinerja Positif di 2025, Perkuat Arah Pertumbuhan Berkelanjutan
-
Purbaya Ungkap Alasan Coretax Eror, Ada Pegawai Pajak Nakal Sengaja Dibuat Rumit
-
Purbaya Ungkap Prabowo Mau Bikin Kawasan Ekonomi Khusus Baru buat Tarik Investor Asing
-
Mentan: Stok beras Capai 5 Juta Ton pada April
-
Saldo Menipis Setelah Lebaran? Strategi Cerdas Menjaga Cash Flow Tetap Stabil
-
Siap-siap! Tarif Tiket Pesawat Berpotensi Semakin Mahal
-
DCII Catat Pendapatan Rp2,5 Triliun di 2025, Naik 40,1 Persen
-
Tarik Investor Asing, KEK Mandalika Tawarkan Insentif Pajak Murah