Putra daerah Cirebon, Anggawira menyatakan pembangunan ekonomi Cirebon harus tetap berjalan meski wakil Bupati Cirebon Tasiya Soemadi ditangkap pihak kepolisian lantaran kasus korupsi dana Bantuan Sosial (Bansos) Kabupaten Cirebon tahun 2009-2012.
“Masyarakat menginginkan pembangunan ekonomi Cirebon harus tetap berjalan meski dalam situasi seperti ini. Pemerintah daerah perlu memetakan kembali lokasi desa- desa tertinggal sebagai fokus program pemerataan pertumbuhan ekonomi Cirebon,” ujar Anggawira di Cirebon, Jawa Barat, Selasa (6/6/2017).
Terlepas dari kasus yang menjerat Tasiya, Anggawira menilai perekonomian Cirebon harus ada perubahan yang signifikan ke depan.
“Kita harus terus mencari solusi untuk permasalahan di masyarakat. Ini masih banyak desa tertinggal yang luput dari pendataan. Disini kepemimpinan Pak Bupati diuji," imbuh Anggawira
Kenyataan ini dikatakannya mulai menimbulkan asumsi negatif di masyarakat yang menilai adanya pembiaran secara sosial oleh pemerintah. Untuk itu ia meminta agar pemerintah mengadakan kajian reset secara teknis mengenai faktor- faktor yang mempengaruhi pertumbuhan ekonomi masyarakat.
“Saya rasa ini sudah saatnya melakukan pembenahan secara keseluruhan. Pemerintah perlu melakukan terobosan untuk meningkatkan ekonomi daerah. Hal ini guna mencegah terjadinya urbanisasi dan mengurangi ketimpangan sosial di Cirebon,” papar Ketua BPP Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Bidang Organisasi tersebut.
Lebih lanjut pengusaha muda ini meyakini bahwa sektor ekonomi kreatif di Cirebon bisa dijadikan sebagai kekuatan baru perekonomian daerah. Dirinya menilai kumpulan aneka ragam karya seni, budaya, wisata, kuliner, dan lainnya sangat marketable.
“Namun kurangnya regulasi pembiayaan untuk industri kreatif masih menjadi masalah yang membebani pengusaha di Cirebon. Mereka mengeluhkan masalah permodalan yang sulit didapat padahal sudah memiliki ide perencanaan usaha yang matang dan mengusasi keterampilan,” jelas Anggawira yang juga inisiator "Gerakan Memakmurkan Cirebon".
Khusus masalah tersebut dirinya menyatakan terus bersama pelaku ekonomi untuk mendorong kebijakan ekonomi yang melahirkan iklim investasi yang baik.
Baca Juga: Ulama Perempuan Sedunia Kongres di Pesantren Cirebon
“Kita akan terus mendorong kebijakan ekonomi yang berpihak kepada pengusaha kecil dan masyarakat Cirebon. Insya Allah usulan ini disambut baik dan segera direalisasikan,” pungkas Anggawira.
Sebelumnya, Tasiya Soemadi alias Gotas resmi diberhentikan dari jabatannya sebagai Wakil Bupati Cirebon, Jawa Barat, setelah ditetapkan sebagai terpidana kasus penyaluran dana hibah bansos.
"Pak Gotas sudah resmi diperhentikan jadi Wakil Bupati Cirebon mulai tanggal 17 Mei lalu," kata Bupati Cirebon, Sunjaya Purwadi Sastra di Cirebon, Rabu (31/5).
Dia menuturkan pihaknya sudah melayangkan surat ketika yang bersangkutan sudah terbukti dan mempunyai kekuatan hukum juga sudah inkrah. Surat itu, kata Sunjaya diberikan kepada Gubernur Jawa Barat yang kemudian oleh Gubernur diserahkan kepada Kementerian Dalam Negeri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan
-
Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak
-
Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang
-
Pertamina Marine Solutions Resmi Jalin Kerjasama dengan Perusahaan China, Ini Rinciannya
-
Tak Cukup Alim, Cak Imin Minta Santri Melek Literasi Keuangan Agar Tak Terjebak Judol dan Pinjol
-
Berdayakan Puluhan Kelompok Usaha, Klaster Unggulan BRI Sukses Dongkrak Potensi Peternak
-
Mahkamah Konstitusi 'Main Aman' Beri Legitimasi Program MBG yang Bermasalah
-
Sering Olahraga Bikin Rambut Lepek dan Ketombe? Ini Tips Menjaga Kulit Kepala Sehat
-
Gus Ipul Ingatkan Seluruh Jajaran: Program Sekolah Rakyat Butuh Kolaborasi dan Integritas