Suara.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjelaskan pemerintah tengah berusaha mengkomunikasikan strategi dalam menghadapi dinamika perubahan perekonomian dunia. Pemerintah bersama dengan Bank Indonesia, OJK, Menko Perekonomian dan LPS akan membuat paket kebijakan yang mengutamakan stabilitas perekonomian.
"Karena without stability akan menimbulkan banyak sekali implikasi, orang tidak melakukan hal yang sifatnya produktif tapi lebih spekulatif. Kita government restoring stability dan restoring confident. Artinya ekonomi sekarang dijaga. Semua baik dari sisi fiscal policy, sisi monetary policy, sisi perbankan dan juga dari sisi sektor riil," kata Ani di Jakarta, Kamis (7/6/2018).
Menurut Menkeu, perkembangan perekonomian dunia memang berubah dengan cepat. Selain itu para eksportir yang datang sebagai peserta dialog sudah memiliki pengetahuan yang cukup mengenai hal tersebut.
"Kita tahu betul bahwa global environtment changing quite significantly. Especially 2018 karena from the United States mereka sudah meningkatkan interest rate itu start 2016. Problemnya adalah karena levelnya sudah makin naik, itu menciptakan suatu anxiety mengenai level yang deviate very significantly from used to be mendekati 0 persen. Inilah yang kemudian menciptakan dynamic di capital market maupun di money market," tambahnya.
Namun demikian, Menkeu menjelaskan kondisi ekonomi yang dikelola pemerintah dari pajak maupun kepabeanan dan cukai menunjukkan denyut yang menggembirakan jika dilihat dari kondisi tiga tahun ke belakang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Potensi Pemasukan Negara Hilang dari Program MBG, Ini Penjelasan DJP
-
Saham BBCA Diserbu Asing, Target Harganya Bisa Capai Segini
-
4 Perusahaan Ini Bakal Lakukan PHK, Lebih dari 5.000 Pekerja Terdampak
-
IHSG Diprediksi di Zona Hijau, Ini 3 Saham Pilihan yang Wajib Dipantau Pekan Ini
-
Bisnis Kedai Kopi Makin Ketat, Konsep 'Rumah Kedua' Jadi Senjata Bertahan
-
Rupiah Terus Melemah, Bank Mega Syariah Jamin Kinerja Kredit Komersial Tak Kendur
-
PTPN Investasi di Kesehatan Karyawan, Bidik SDM Lebih Produktif
-
Tak Mau Kalah dari Changi dan KLIA, Bandara Minangkabau Bidik Jadi Hub Penerbangan
-
Dirjen Pajak Akui MBG dan Kopdes Merah Putih Berpotensi Hilangkan Penerimaan Negara
-
IHSG Dibayangi Sentimen Global dan MSCI, Cek Rekomendasi Saham Senin Ini!