Suara.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berhasil meraih penghargaan sebagai pengelola Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) terbaik, yang diberikan oleh Kementerian Keuangan. Apresiasi ini diberikan langsung oleh Wakil Menteri Keuangan, Mardiasmo, kepada Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM, Ego Syharial, dalam peringatan puncak Hari Oeang ke-72, yang diselenggarakan di Aula Dhanapala, Kementerian Keuangan, Jakarta, Rabu (31/1/2018).
Kriteria yang digunakan dalam penilaian pengelolaan PNBP meliputi capaian PNBP, opini laporan keuangan K/L, kepatuhan penyampaian target PNBP, dan kepatuhan penyampaian laporan lealisasi PNBP triwulanan.
Realisasi PNBP sektor ESDM hingga 26 Oktober 2018 sebesar Rp 42.506,73 miliar, atau naik 127,17 persen dari target, yaitu Rp 32.424,54 miliar. Selama dua tahun terakhir, grafis PNBP sektor ESDM terus mengalami kenaikan. Realisasi PNBP 2017 meningkat sebesar 41,09 persen, mencapai Rp 12.392,15 miliar dari realisasi PNBP 2016.
Keberhasilan ini merupakan upaya bersama seluruh pengelola PNBP di lingkungan Kementerian ESDM dalam melakukan optimalisasi PNBP melalui koordinasi terintegrasi, pengembangan sistem informasi, penguatan peraturan perundang-undangan, serta komitmen bersama seluruh pengelola PNBP Kementerian ESDM untuk pengelolaan PNBP yang transparan, akurat dan akuntabel.
Dalam rangka menjaga dan meningkatkan pengelolaan PNBP sektor ESDM, pemerintah telah menerbitkan Peraturan Menteri ESDM tentang Tata Cara Pengenaan, Pemungutan dan Penyetoran PNBP di Lingkungan KESDM, penerbitan Surat Edaran (SE) tentang Petunjuk Teknis Penyusunan Target dan Pagu Penggunaaan PNBP di Lingkungan KESDM, pembangunan aplikasi Sistem Informasi Data Penerimaan Negara Sektor ESDM sektor ESDM (SIDARA) dan Penerbitan SE tentang Penggunaan Aplikasi SIDARA,untuk menyediakan data yang cepat, akurat, dan akuntabel, serta satu data.
Di samping itu, Kementerian ESDM telah mengembangkan aplikasi Sistem Usulan Penyaluran Dana Bagi Hasil PNBP SDA (SUPEL), yang dapat diakses oleh seluruh pemerintah daerah penghasil PNBP SDA untuk menjamin transparansi penyaluran Dana Bagi Hasil (DBH), pembangunan aplikasi e-PNBP pada unit-unit penghasil PNBP yang diintegrasikan dengan SIMPONI, sebagai media bagi wajib bayar untuk melaksanakan pembayaran dan bagi unit penghasil PNBP untuk melakukan monitoring penerimaan PNBP, hingga melakukan pembinaan terus-menerus terkait tata kelola yang baik khususnya pengelolaan PNBP, yang dilakukan oleh biro Keuangan.
Berita Terkait
-
Puncak Arus Mudik, Kementerian ESDM dan PLN Cek Operasional SPKLU Dalam Melayani Pemudik EV
-
Pasokan Energi Ramadan-Idulfitri Aman, Kementerian ESDM Apresiasi Kesiapan Pertamina
-
Posko Nasional Sektor ESDM Ramadan dan Idul Fitri 2026 Resmi Dibuka, Pasokan Energi Dipastikan Aman
-
Stok BBM Pertamax Tinggal 29 Hari dan Pertamina Dex 45 Hari
-
Bom Waktu Subsidi: Pemerintah Tahan Harga BBM Hingga Lebaran, APBN Siap-Siap Jebol?
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Paling Murah, Performa Handal Multitasking Lancar
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Dari Kampung Halaman ke Jakarta, Pertamina Fasilitasi Arus Balik Lebaran
-
Update Terbaru, Dua Kapal Tanker PIS Usai Iran Berikan Respons Positif
-
Arus Balik Lebaran 2026 Memuncak, Bandara Soekarno-Hatta Layani 187 Ribu Penumpang dalam Sehari
-
Pertamina Perkuat Budaya Hemat Energi, dari Kantor hingga Program untuk Masyarakat
-
Iran Respons Positif, Dua Kapal Pertamina Bakal Keluar Selat Hormuz?
-
Pasca - Lebaran, Ini Status Stok Pangan Nasional!
-
Bulog Bantah Isu Dirut Ahmad Rizal Ramdhani Rangkap Jabatan KABAIS TNI
-
Arus Balik Lebaran 2026: ASDP Prioritaskan Mobil Pribadi dan Bus di Ketapang Gilimanuk
-
Izin OJK Dicabut, Bank Neo Commerce : Layanan Nasabah Tetap Aman
-
BRI Hadirkan Tarik Tunai GoPay di 19.000 ATM & CRM