Suara.com - Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita menuturkan, perjanjian Indonesia dan Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement (IA-CEPA), bakal meningkatkan persentase impor sektor barang modal dan bahan baku.
Namun, kata Enggartiasto, perjanjian bilateral yang memudakan akses pasar kedua negara tersebut diperlukan agar Indonesia ke depan bisa melakukan ekspor.
"IA-CEPA memang bakal meningkatkan volume impor. Tapi, impor tidak perlu menjadi momok menakutkan buat kita," ujar Enggartiasto Lukita di Gedung Kementerian Perdagangan, Senin (11/3/2019).
Ia memastikan, Kementerian Perdagangan memberikan batasan impor dalam kerja sama ini, yakni hanya untuk bahan baku dan barang modal.
”Jadi jangan takut, impor yang dibolehkan hanya komponen bahan baku dan barang modal,” tukasnya.
Eks Mendag Kumpul
Pada kesempatan yang sama, Enggartiasto menyelenggarakan focus group discussion (FGD) di Gedung Kementerian Perdagangan, Jakarta Pusat.
FGD bertema ”Diskusi Bersama Menteri Perdagangan Lintas Masa” ini menghadirkan mantan Menteri dan Wakil Menteri Perdagangan seperti Bayu Krisnamurthi, Mari Elka Pangestu, Arifin M Siregar, Mohammad Hasan, Rahardi Ramelan dan Muhammad Lutfi.
"Banyak pengalaman yang kami catat, terutama pengalaman masa lalu," ujar Enggartiasto.
Baca Juga: Keluar dari Rutan, Augie Fantinus Dipeluk Hangat Istri dan Anak
Ia menuturkan, dari para pendahulunya, Enggartiasto mencatat sejumlah aspek yang perlu diperhatian untuk mendorong maju pembangunan ekonomi.
Berita Terkait
-
Aturan Ekspor Disederhanakan, Industri Otomotif Raup Rp 190 Miliar
-
Mendag: Publik Masih Banyak Belum Kenali Hak-hak Konsumen
-
Lampaui Target, Transaksi TEI 2018 Capai Rp 126 T Lebih
-
Mendag Tetapkan Harga Acuan Telur Ayam Rp 23.000 Per Kilogram
-
Mendag RI: Caleg Bagi-bagi Sembako, Pembelian Beras Berkurang
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
Terkini
-
Pemerintah Siapkan Tim Koordinasi Hadapi Investigasi Perjanjian Dagang RI-AS
-
Purbaya Salurkan Rp 4,39 Triliun ke Wilayah Terdampak Bencana Banjir Sumatra
-
Purbaya Mau Efisiensi Anggaran MBG: Tak Harus Rp 335 Triliun
-
IPC TPK Antisipasi Lonjakan Arus Peti Kemas saat Ramadan dan Lebaran
-
Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah, Kini 400 Ribu Unit per Tahun
-
Purbaya Pilih Efisiensi Ketimbang Defisit APBN Naik: Nanti Marah-marah Pemerintah Utang Terus
-
Ini Upaya Pertamina Hadapi Situasi Global dalam Upaya Jaga Ketersediaan Pasokan Energi
-
Ironi Lebaran, Larangan Operasional Truk Justru Buat Buruh Gudang Nganggur
-
Eni Kucurkan Rp 230 Triliun untuk Proyek Gas di Kalimantan Timur
-
Pendampingan dan Pelatihan Dongkrak Produktivitas Petani Sawit