Suara.com - Akhir-akhir ini, Kapolda Sulawesi Tengah (Sulteng) Irjen Pol Agus Nugroho ramai dibicarakan oleh masyarakat. Pasalnya, Kapolda Sulteng ini diketahui telah memilih diksi persetubuhan anak di bawah umur ketimbang pemerkosaan terkait kasus ABG 15 tahun di Parigi Moutong (Parimo).
Kapolda Sulteng minta agar istilah pemerkosaan tidak lagi digunakan. Alasan penggantian istilah 'pemerkosaan' menjadi 'persetubuhan' anak adalah karena hal itu sesuai acuan pada aturan hukum yang berlaku. Gadis itu diduga telah disetubuhi oleh 11 orang pria, di mana dari 11 terduga pelaku itu, ada anggota Brimob, kades hingga guru SD.
Lantas, banyak yang penasaran dan ingin tahu, seperti apa profil dan kekayaan Kapolda Sulteng, yang sebut pemerkosaan jadi persetubuhan. Mari simak rekam jejak Kapolda Sulteng yang sebut kasus pemerkosaan ABG sebagai persetubuhan, sebagaimana telah dirangkum dari berbagai sumber berikut ini.
Profil dan Kekayaan Kapolda Sulteng
Pemilik nama lengkap Agus Nugroho ini adalah Kapolda Sulawesi Tengah (Sulteng) yang menggantikan Irjen Pol Rudy Sufahriadi. Agus Nugroho lahir di Bandung, pada tanggal 14 Agustus 1969.
Sepanjang kariernya, ia ditugaskan di satuan reserse. Jabatan terakhir Agus Nugroho sebelum menjadi Kapolda Sulteng adalah Kepala Diklat Reserse Lemdiklat Polri Cilember Jawa Barat pada tahun 2020 lalu.
Selain itu, Agus Nugroho juga sempat menjabat sebagai Pati Bareskrim Polri penugasan pada Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Kemudian pada tahun 2022 lalu, Agus Nugroho didaulat oleh Kapolri untuk menjabat sebagai Deputi Bidang Penindakan. Hingga akhirnya pada 2023 Agus Nugroho diangkat menjadi Kapolda Sulawesi Tengah, di mana pengangkatannya sebagai Kapolda Sulteng tersebut dilakukan pada 27 Maret 2023.
Latar Belakang Pendidikan
Rekam jejak pendidikan Agus Nugroho dimulai dari Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1991, yang kemudian berlanjut di Perguruan Tinggi Kepolisian pada tahun 2000. Lalu, Agus melanjutkan pendidikan di Sekolah Staf dan Pimpinan Kepolisian Republik Indonesia di SESPIM POLRI yang lulus pada tahun 2008.
Baca Juga: Kapolda Sebut Tak Ada Pemerkosaan ABG Anak Dibawah Umur di Sulteng, Bareskrim Polri Angkat Bicara
Setelah itu, Agus Nugroho menempuh pendidikan di SESPIMTI Polri yang lulus tahun 2016, PPSA Angkatan XXIII Lemhannas RI di Lemhannas RI tahun 2021. Agus Nugroho juga tercatat telah menempuh pendidikan S1 Fakultas Hukum Sekolah Tinggi Hukum Cianjur lalu melanjutkan program S2 Fakultas Hukum di Universitas Padjadjaran.
Harta Kekayaan Kapolda Sulteng
Ulasan mengenai profil Kapolda Sulteng tentunya tidak lengkap tanpa informasi kekayaannya. Dalam laman e-LHKP periode 31 Desember 2021, tercatat bahwa kekayaan Kapolda Sulteng Agus Nugroho mencapai Rp 4,7 miliar.
Harta ini terdiri dari tanah dan bangunan senilai Rp 3,1 miliar, kemudian untuk aset kendaraan tercatat memiliki Rp675 juta. Lalu harta lainnya adalah sebesar Rp60 juta, dan simpanan Rp894 juta. Di sisi lain, Agus tercatat memiliki utang sebesar Rp30 juta.
Itulah ulasan mengenai profil dan kekayaan Kapolda Sulteng Irjen Pol Agus Nugroho yang perlu diketahui.
Kontributor : Rishna Maulina Pratama
Berita Terkait
-
5 Fakta Miris Ayah Ditusuk Pemerkosa Putrinya, Tewas Usai Menyelamatkan Anak
-
Akhirnya, Oknum Polisi Pemerkosa ABG 15 Tahun Di Parimou Jadi Tersangka!
-
Polda Sulteng Tetapkan 11 Tersangka Kasus Asusila di Parimo, Terduga Pelaku Oknum Polisi, Kades hingga Guru
-
KPAI Mengutuk Persetubuhan ABG 15 Tahun di Sulteng, Polri Janji Akan Usut Tuntas
-
Kapolda Sebut Tak Ada Pemerkosaan ABG Anak Dibawah Umur di Sulteng, Bareskrim Polri Angkat Bicara
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Swasembada Beras Sudah Sejak 2018, Apa yang Mau Dirayakan?
-
Kemenperin Adopsi Sistem Pendidikan Vokasi Swiss untuk Kembangkan SDM
-
Dukung Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 41 Triliun hingga Desember 2025
-
Realisasi Konsumsi Listrik 2025 Tembus 108,2 Persen dari Target
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kementerian PU Percepat Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang, 7 Blok Rampung untuk 84 KK
-
Purbaya Yakin MBG Paling Cepat Habiskan Anggaran di Awal 2026
-
Beban Impor LPG Capai 8,4 Juta Ton, DME Diharapkan Jadi Pengganti Efektif
-
Defisit APBN 2025 Hampir 3 Persen, Purbaya Singgung Danantara hingga Penurunan Pajak
-
Target IHSG Tembus 10.000, OJK: Bukan Tak Mungkin untuk Dicapai