Suara.com - Srikandi Ganjar kembali mendorong para perempuan milenial agar bisa lebih aktif dalam melakukan kreativitasnya.
Salah satunya dengan mengadakan kegiatan cara membuat tempat pulpen dari sedotan plastik. Adapun acara tersebut dilaksanakan di Gepembar, Jalan Merdeka, Mangempang, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan.
Koordinator Wilayah Srikandi Sulsel, Nurul Awainah mengatakan kegiatan tersebut melibatkan para anak milenial yang berada di Kabupaten Barru.
Menurut dia, para perempuan milenial sangat antuasias dalam mengikuti kegiatan tersebut.
"Kali ini Srikandi Ganjar Sulsel belajar bersama membuat tempat pulpen dari sedotan yang sering ditemukan di mana saja," ungkap Nurul ditulis Jumat (16/6/2023).
Sedotan minuman plastik yang sering ditemukan bisa disulap menjadi tempat pulpen yang sangat unik.
Dia menjelaskan sedotan plastik adalah benda yang sangat mudah ditemukan dalam kehidupan sehari-sehari.
Tidak sedikit orang-orang menggunakannya sebagai perantara dalam meminum.
Meski begitu, sedotan plastik dapat dijadikan sebagai kerajinan tangan yang bermanfaat.
Baca Juga: Negara Wajib Lindungi Anak dari Kemasan Plastik Bercampur BPA
"Banyak kerajinan tangan yang bisa dibuat dengan menggunakan barang bekas," tuturnya.
Nurul mengatakan kegiatan tersebut dilaksanakan lantaran sejalan dengan program Ganjar Pranowo yang selalu mendukung anak muda untuk bisa mengembangkan krativitasnya.
Intan salah satu peserta mengatakan menyukai kegiatan yang dilaksanakan perempuan pendukung Ganjar Pranowo itu.
Menurut dia, kegiatan tersebut sangat bermanfaat karena bisa mengasah kemampuan masyarakat khususnya kaun perempuan di Kabupaten Barru.
"Kegiatan ini sangat bermanfaat banget. Semoga Srikandi Ganjar bisa terus melakukan kegiatan yang bermanfaat bagi orang banyak," kata Intan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Kentang hingga Wortel Lokal Siap Masuk Dapur MBG, Pendapatan Petani Lokal Berpotensi Naik
-
Komisi IV DPR Bersama Bulog Dorong Peningkatan Kesejahteraan Petani Klaten
-
Emas di Rumah Jampidsus Lebih Berat dari Emas Monas
-
Kuota Produksi Batubara Akan Ditambah untuk Suap Pembangkit Listrik PLN
-
OJK: Konsumen Bisa Tuntut Finfluencer Secara Hukum
-
Pemerintah Pastikan Tak Ada Tambahan Kuota Produksi Nikel
-
Belanja Subsidi & Kompensasi Naik 44% ke Rp 233 T, Purbaya Akui Gegara BBM hingga Pelemahan Rupiah
-
Purbaya Kenang Tragedi Montara 2009, Janjikan Ganti Rugi ke Warga NTT
-
Masa Depan Koperasi di Era Digital Kini di Tangan Gen Z
-
Airlangga Bongkar Proyek Data Center Raksasa, Nvidia hingga Big Tech Masuk RI