Suara.com - Sukarelawan Ganjar Pranowo yang tergabung dalam Pandawa Ganjar melakukan edukasi pencegahan stunting dan lingkungan bersih sehat kepada para santri hingga masyarakat, di Aula Pondok Pesantren Jamiyatul Abror Gaza, Kampung Babakan, Kecamatan Cigalontang, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat (Jabar).
Koordinator Daerah Pandawa Ganjar Kabupaten Tasikmalaya, Ilham Syawalludin mengatakan, edukasi dilakukan agar masyarakat dan santri lebih peka terhadap kasus yang terjadi saat ini.
“Kami mengadakan edukasi karena di sini angka stuntingnya tinggi. Harapan kami pesantren bisa menjadi garda terdepan untuk mencegah stunting, karena di Kabupaten Tasikmalaya mayoritas pesantren,” ujar Ilham ditulis Senin (27/11/2023).
Ilham menyebut, selain edukasi soal pencegahan stunting dilakukan juga edukasi soal kesehatan dan kebersihan. Tujuannya agar para santri dan masyarakat dapat terhindar dari berbagai penyakit lainnya.
“Kami berharap para santri ke depannya bisa menjaga kebersihan dan kesehatan untuk mencegah adanya berbagai penyakit. Selain itu, kepada santri atau calon ibu bisa mempersiapkan asupan gizi yang baik bagi calon bayi nantinya,” jelasnya.
“Asupan gizi yang baik pun kalau dilihat di lingkungan sekitar sangat berpotensi,” sambungnya.
Sementara itu, Ketua Yayasan Ponpes Jamiyatul Abror Gaza, Kiai Iim Imanulloh mengapresiasi kegiatan yang digelar oleh Pandawa Ganjar.
Menurutnya, kegiatan kali ini sangat tepat sasaran karena di kecamatan lokasi kegiatan memiliki kasus stunting terbanyak.
“Kami sangat mengapresiasi atas ide gagasan tim relawan yang mengadakan kegiatan di Ponpes kami, karena kecamatan ini paling banyak kasus stunting. Semoga ini bisa menambah wawasan keilmuan bagi masyarakat dan santri,” kata Kiai Iim Imanulloh.
Baca Juga: Platform Learning Center bagi Para Nakes dan Kader Posyandu Resmi Diluncurkan untuk Atasi Stunting
Adapun dalam kegiatan ini Pandawa Ganjar juga memberikan pengecekan kesehatan bagi para peserta yang hadir.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
Terkini
-
IHSG Akhirnya Perkasa Naik 4 Persen, Ini Pemicunya
-
Purbaya Baru Tahu Ada Pengadaan Motor Listrik MBG, Sebut dari Anggaran Tahun Lalu
-
Kolaborasi Pemerintah & Industri Jadi Kunci Peluang Kerja Tetap Terbuka di Tengah Tantangan Global
-
Jumlah Turis Empat Kali Lipat dari Penduduk, Gubernur Koster Sebut Orang Bali Makin Terpinggirkan
-
Purbaya soal Marak Joki Coretax: Desain Agak Cacat, Sulit Dipakai Orang Biasa
-
Rupiah 'Pura-pura' Kuat di Level Rp17.000, Cadangan Devisa yang Keropos Jadi Ancaman Nyata
-
BRI Salurkan KUR Rp31,42 Triliun, Dorong Pertumbuhan UMKM dan Ekonomi Kerakyatan
-
Lawan Serbuan Impor, Latinusa (NIKL) Genjot Efisiensi dan Daya Saing di 2026
-
Menghitung Harga Tiket Pesawat Setelah Avtur Naik 70%
-
Iran Buka Selat Hormuz, Bagaimana Nasib 2 Kapal Pertamina?