Suara.com - Dua pelabuhan laut andalan Kota Ambon, yaitu Pelabuhan Yos Sudarso dan Pelabuhan Slamet Riyadi tidak menampakkan terjadinya penumpukan penumpang dalam suasana Mudik Lebaran 2024.
Dikutip dari kantor berita Antara, pada H-1 Lebaran (9/4/2024), kedua pelabuhan di Ibu Kota Maluku itu sepi dari para calon penumpang yang akan mudik ke berbagai daerah di wilayah Maluku, Maluku Utara, sampai Sulawesi Utara.
"Tidak terjadi penumpukan calon penumpang karena arus mudiknya lancar, sehingga tidak ada jadwal pelayaran ekstra untuk melayani warga yang hendak mudik," jelas Arthur P, petugas piket posko pelayanan mudik Lebaran 2024 di Pelabuhan Yos Sudarso Ambon.
Dipaparkannya, sejak beberapa hari sebelumnya banyak penumpang yang berangkat lebih awal ke luar Ambon dengan tujuan melaksanakan takbiran bersama keluarga di kampung halaman mereka.
Senada, para pemudik yang turun di Pelabuhan Yos Sudarso Ambon juga telah datang lebih awal untuk persiapan perayaan Lebaran di Kota Ambon.
"Kalau hari ini ada KM Barcelona yang melayari rute Manado (Sulut)-Ternate-Sanana (Malut)-Ambon dan menurunkan 345 jiwa," jelas Arthur P.
Sementara itu, D Parera, petugas piket Posko Pelayanan Mudik Lebaran Pelabuhan Slamet Riyadi Ambon pada Selasa (9/4/2024) menyatakan jumlah penumpang mudik yang keluar Pulau Ambon, Maluku melalui pintu Pelabuhan Slamet Riyadi Ambon pada 1-8 April 2024 mencapai 4.471 jiwa.
"Kalau untuk jumlah penumang yang datang ke Kota Ambon dan turun melalui Pelabuhan Slamet Riyadi untuk periode yang sama sebanyak 3.726 jiwa," tandasnya.
Jumlah penumpang turun mau pun naik pada pekan pertama April 2024 ini justru berkurang dibandingkan 26-31 Maret 2024. Penurunannya mencapai 1.350 jiwa.
Baca Juga: Lebaran 2024: Keahlian Perempuan Papua Bikin Anyaman Ketupat Dorong Pertumbuhan Ekonomi
"Sementara jumlah penumpang naik dari Pelabuhan Slamet Riyadi Ambon menuju berbagai pulau di wilayah Maluku dan Provinsi Maluku Utara pada pekan terakhir Maret 2024 sebanyak 1.338 jiwa," jelas D Parera.
Banyaknya kapal cepat yang melayari berbagai rute antarpulau di Maluku dengan tujuan menuju Provinsi Maluku Utara dan Sulawesi Utara sangat membantu masyarakat yang melakukan perjalanan mudik melalui jalur laut.
Kapal cepat ini biasanya melayari rute Ambon-Seram Bagian Timur, Ambon-Namlea, Kabupaten Buru, hingga rute Ambon-Maluku Barat Daya, Maluku.
Seperti KM Cantika Lestari 8F, KM Barcelona, KM Cantika Lestari 6E, 77B, 5E, serta KM Cantika Lestari 9E.
Kapal cepat KM Cantika melayari rute Ambon-Namlea, Kabupaten Buru, Ambon-Namrole, Ambon-Bula di Kabupaten Seram Bagian Timur, dan Ambon-Maluku Barat Daya (MBD).
Sedangkan KM Barcelona melayari rute Ambon-Sanana-Ternate (Maluku Utara) hingga Manado (Sulawesi Utara).
Berita Terkait
-
BKSDA Maluku Amankan Tanduk Rusa, Pelaku Kabur di Pelabuhan Yos Sudarso
-
Atraksi Budaya Wonderful Rutong Berpotensi Kembangkan Industri Parekraf Kota Ambon
-
Siap Berikan Layanan Terbaik Bagi Pemudik, Posko Terpadu Lebaran 2024 Mulai Dibuka
-
Kejati Maluku Sosialisasikan Program Jaksa Garda Desa, Apa Itu?
-
Implementasi Ambon Par Smua dalam Literasi Keuangan Bagi Penyandang Disabilitas
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Amerika Serikat Masih 'Labil', Pemerintah Diminta Tak Buru-buru Ratifikasi ART RIAS
-
Apakah Tarif Trump Bagi Indonesia Masih Bisa Diubah, Ini Kata Pemerintah
-
6 Fakta Evaluasi Mekanisme Full Call Auction (FCA) Bursa Efek Indonesia
-
Registrasi Online Link PINTAR BI untuk Tukar Uang Baru
-
Syarat Free Float Naik, Saham CBDK Dilepas Rp157,5 Miliar
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Pemerintah Sebut Kesepakatan RIAS Tetap Jalan Meski Ada Putusan Supreme Court
-
Sosok Pemilik Bening Luxury, Perusahaan Perhiasan Mewah Disegel Bea Cukai
-
Harga Emas Batangan Naik, di Pegadaian Bertambah Rp 60 Ribuan!
-
Presiden Prabowo Respon Perubahan Tarif Trump: RI Hormati Politik AS