Suara.com - Ribuan pekerja Airbus di Inggris akan mogok kerja selama 10 hari mulai bulan depan.
Aksi ini dilakukan karena tuntutan kenaikan gaji yang tidak sesuai dengan pekerjaan.
Sebanyak 3.000 serikat pekerja Airbus yakni Unite yang bakal melakukan mogok kerja.
Tentunya aksi ini akan mengancam serta mengganggu produksi sayap pesawat.
Tidak hanya itu, 90 persen anggota yang memberikan suara dalam pemungutan suara telah memilih aksi mogok, yang akan terus berlanjut.
Kecuali produsen pesawat Eropa tersebut memberikan tawaran kenaikan gaji.
Serta Unite mengatakan aksi mogok tersebut, yang direncanakan pada 2-3 September, 10-11 September, tanggal-tanggal lain yang belum ditentukan.
Nantinya, pada tanggal 15 September, dapat mengganggu produksi sayap untuk program pesawat komersial dan militer Airbus serta menunda pengiriman.
Adapun, Airbus menghasilkan keuntungan miliaran dolar. Untuk itu pekerja berhak mendapatkan kesepakatan yang adil.
Baca Juga: Alami Kerugian, Perusahaan Dentsu Asal Jepang Pilih PHK 3.400 Karyawan
"Anggota kami hanya mencari keadilan, bukan perlakuan istimewa," ujar perwakilan Unite dilansir CNN International, Kamis (21/8/2025).
Unite mengatakan, telah meminta Airbus untuk memberikan tawaran gaji yang mencerminkan kenaikan inflasi dan biaya hidup.
Data yang dipublikasikan sebelumnya pada hari Rabu menunjukkan inflasi Inggris telah mencapai 3,8 persen pada bulan Juli - tertinggi dalam 18 bulan.
Sementara itu, produsen pesawat itu mengklaim telah telah mengajukan tawaran gaji yang kompetitif dan adil" pada tahun 2025.
Lalu, sudah menyusun kenaikan gaji sebelumnya yang totalnya lebih dari 20 persen dalam tiga tahun terakhir.
Hingga memasukkan bonus sebesar 3.569 dolar AS pada bulan April.
Berita Terkait
-
Dirut BUMD Pangan DKI Jadi Tersangka Kasus Beras dan TPPU, Kenapa Tak Ditahan? Ini Jawaban Polri
-
Bos Food Station Tjipinang Jadi Tersangka! Beras Oplosan Terbongkar, Ancaman Hukuman Fantastis!
-
BREAKING NEWS: Dirut PT Food Station Tjipinang Jaya Jadi Tersangka Beras Oplosan
-
Warner Bros PHK 10 Persen Karyawan, Ini Divisi yang Kena
-
Viral Warga Geruduk Mapolsek Natar, Desak Polisi Temukan Pegawai Koperasi yang Hilang
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Target Lifting Minyak Pertamina di 2025 Terlampaui, Pakar Bilang Begini
-
Harga Saham RMKE Ditarget 10.000, Ini Profil Pemiliknya
-
IBOS EXPO 2026 Siap Digelar Awal Tahun, Buka Peluang Bisnis dan Dorong Pertumbuhan Wirausaha
-
Lowongan Magang Bank BTN Terbaru Januari 2026, Terbuka untuk Semua
-
BRI Peduli Dukung Komitmen Kelola Sampah Modern Melalui Dukungan Operasional
-
Kementerian PU Bangun Sekolah Rakyat Tahap II di 104 Lokasi
-
Tak Cuma Impor Solar, Impor Avtur Juga Akan Dihentikan
-
Purbaya Buka Opsi Diskon Tarif Listrik untuk Korban Banjir Sumatra
-
Kementerian PU Targetkan 1.606 Unit Huntara di Aceh-Tapanuli Rampung Sebelum Ramadhan
-
RDMP Balikpapan Alami Hambatan, Bahlil Tuding Ada Pihak Tak Suka RI Swasembada Energi