- Advert
- Advert
- Advert
Menutup kisahnya, Budi berpesan kepada masyarakat agar tidak ragu menjadi peserta JKN. Menurutnya, manfaat yang diperoleh jauh lebih besar daripada biaya yang dikeluarkan. Ia juga mengingatkan bahwa kesehatan adalah investasi yang sangat penting dan JKN hadir untuk melindungi setiap orang dari risiko biaya berobat yang semakin mahal.
“Pesan saya, bagi masyarakat yang belum terdaftar, segera daftarkan diri dan keluarga. Manfaatnya luar biasa, apalagi biaya berobat saat ini tidak murah. Menurut saya, lebih baik ikut BPJS Kesehatan daripada asuransi lain, karena layanan yang diberikan jelas dan fasilitas mitra sudah banyak. Tidak ada perbedaan pelayanan, semua dilayani dengan baik,” tutupnya.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sukabumi, Sawal Sani Tarigan menyampaikan bahwa prinsip gotong royong ini menjadikan peserta JKN yang dapat saling mengerti dan memahami bagaimana kebermanfaatan program ini.
"Gotong royong yang menjadi prinsip Program JKN, menjadi tumpuan BPJS Kesehatan dalam menyelenggaran program yang selalu mengarah kepada kebermanfaatan sesama umat manusia. Oleh karena itu, saya menghimbau bagi masyarakat yang belum terdaftar, segera daftar agar memiliki jaminan kesehatan dan tidak perlu khawatir ketika sakit itu datang," ungkap Sawal. ***
Berita Terkait
-
PDIP: BPJS Bukan Asuransi tapi Hibah Negara buat Rakyat!
-
Blusukan ke RSUD Budi Asih, Gubernur Pramono Soroti 95 Persen Pasien BPJS dan Janjikan Renovasi IGD
-
Peserta JKN di Aceh Selatan Rasakan Manfaat Layanan Kesehatan Tanpa Hambatan
-
Warga Sumatera Utara Bisa Berobat Pakai KTP Mulai Oktober 2025
-
Tahapan Skrining BPJS Kesehatan Via Aplikasi dan Online
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Harga Cabai Hari Ini Turun Drastis, Bawang Merah Ikut Merosot, Cek Daftar Lengkap Harga Pangan
-
Kapal Mulai Keluar Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melemah
-
LPS Pastikan Keamanan Tabungan, Ratusan Juta Rekening Dijamin hingga Rp2 Miliar
-
Zulhas Respons Keluhan Mitra MBG, Janji Libatkan dalam Perumusan Kebijakan
-
Kurs Rupiah Hari Ini: Dolar AS Tembus Rp17.995, Pasar Waspadai Kebijakan The Fed
-
DSI Diminta Jadi Operator Bisnis, Bukan Regulator Baru
-
Sinergi Mengemaskan Indonesia, Pegadaian - Pupuk Kaltim Kolaborasi Demi Pertumbuhan Berkelanjutan
-
IHSG Menghijau Lagi Dibuka ke Level 6.000, TPIA dan ASII Mulai Dibeli Asing
-
Waktunya Beli, Harga Emas Antam Dua Hari Nggak Berubah Masih Rp2.665.000/Gram
-
Emiten Konstruksi PPRE Catatkan Pendapatan Rp3,9 Triliun Sepanjang 2025