- Proyek waste to energy akan diluncurkan pada akhir 2025.
- Danantara mengatakan untuk tahap awal akan terdapat 10 titik stasiun Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) di sepuluh kota di Indonesia.
- Nilai investasi waste to energy sekitar 150 hingga 200 juta dolar AS per proyek.
Suara.com - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau Danantara memastikan akan melaksanakan launching proyek pengelolaan sampah menjadi sumber energi atau waste to energy pada akhir tahun 2025.
Chief Investment Officer Danantara Indonesia Pandu Patria Sjahrir mengeklaim sudah ada 120 perusahaan yang tertarik untuk berinvestasi di proyek tersebut. Ia juga mengungkap untuk tahap awal akan terdapat 10 titik stasiun Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) di sepuluh kota di Indonesia.
“Insya-Allah di akhir tahun ini nanti kita sudah bisa launching,” ujar Pandu saat ditemui seusai menghadiri acara bertajuk 1 Tahun Pemerintahan Prabowo Gibran "Optimism on 8 percent Economic Growth" di Jakarta, Kamis (16/10/2025).
Ia mengungkapkan antusiasme perusahaan - perusahaan swasta sangat besar, yang mana telah terdapat 120 perusahaan nasional maupun multinasional yang tertarik untuk menjalankan proyek ini.
“Sudah lebih dari 120 lebih konsorsium perusahaan yang register interest pada Waste to Energi Project,” klaim Pandu.
Seiring dengan itu, pihaknya saat ini tengah fokus untuk memilih perusahaan-perusahaan yang memiliki kapasitas dan kapabilitas yang bagus untuk menjelaskan stasiun Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) di berbagai wilayah Indonesia.
Ia mengatakan proyek ini terinspirasi dari proyek waste to energy yang telah dilakukan oleh negara-negara maju seperti Korea Selatan, Jepang hingga China, yang telah terlihat keberhasilannya saat ini.
”Contohnya, baik di Jepang, di Tokyo, ada juga di Korea, Selatan di Seoul, kita juga lihat di China, beberapa ada top 10 kota-kota besar, dimana sekarang kan mereka defisit sampah malah. Dan soal lingkungan juga sudah bagus,” ujar Pandu.
Sebelumnya, Pandu menyampaikan, proyek waste to energy merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menangani permasalahan sampah nasional yang semakin mendesak.
Baca Juga: Bos Danantara Klaim Hemat Rp 8,3 Triliun Setelah Hapus Tantiem Komisaris BUMN
Untuk meningkatkan daya tarik dari proyek tersebut, pemerintah pun menghapus biaya pembuangan sampah (tipping fee), sehingga menjadikannya proyek pertama di dunia tanpa biaya pembuangan.
“Kami juga telah menetapkan harga sebesar Rp20 per kilowatt hour (kWh), yang menurut saya cukup menarik,” kata Pandu.
Secara keseluruhan, terdapat 33 proyek yang akan dikembangkan dengan nilai investasi sekitar 150 hingga 200 juta dolar AS per proyek.
Ia menyatakan sebagian dari pendanaan yang terkumpul melalui Patriot Bond, yang hingga kini telah mencapai Rp50 triliun, akan digunakan dalam proyek pengelolaan limbah tersebut.
Berita Terkait
-
Ogah Tanggung Utang Whoosh dari APBN, Menkeu Purbaya Kukuh Danantara Mampu Bayar
-
Danantara Pastikan Putra-Putri Bangsa Tetap Jadi Prioritas Untuk Pimpin BUMN, Bukan Asing
-
BPI Danantara dan Pemprov DKI Siap Wujudkan Proyek Energi Sampah November Ini
-
Waste to Energy: Teknologi Insenerasi yang Mengubah Sampah Menjadi Listrik
-
Peringati Hari Sungai Ciliwung 2023, GCB Dukung Waste to Energy
Terpopuler
- 8 Sepatu Skechers Diskon hingga 50% di Sports Station, Mulai Rp300 Ribuan!
- Cek Fakta: Jokowi Resmikan Bandara IMIP Morowali?
- Ramalan Shio Besok 29 November 2025, Siapa yang Paling Hoki di Akhir Pekan?
- 7 Rekomendasi Sepatu New Balance Diskon 70 Persen di Foot Locker
- 3 Rekomendasi Sepatu Lari Hoka Terbaik Diskon 70 Persen di Foot Locker
Pilihan
-
Kids Dash BSB Night Run 2025 Jadi Ruang Ramah untuk Semua Anak: Kisah Zeeshan Bikin Terharu
-
Profil John Herdman, Pesaing Van Bronckhorst, Calon Pelatih Timnas Indonesia
-
Info A1! Orang Dekat Giovanni van Bronckhorst Bongkar Rumor Latih Timnas Indonesia
-
4 HP Snapdragon Paling Murah, Cocok untuk Daily Driver Terbaik Harga mulai Rp 2 Jutaan
-
Dirumorkan Latih Indonesia, Giovanni van Bronckhorst Tak Direstui Orang Tua?
Terkini
-
Menkeu Tegas Melarang, Menteri UMKM Janji Cari Solusi untuk Bisnis Thrifting
-
Dorong UMKM Naik Kelas, BRI Jalin Kolaborasi dengan SOGO
-
BRI Peduli Salurkan Ribuan Paket Sembako untuk Masyarakat di Gunung Putri
-
Update Harga Emas Sepanjang Hari Ini di Pegadaian
-
BRI Peduli Salurkan Perahu Karet dan Paket Makanan untuk Korban Bencana di Padang
-
Jangan Sampai Tertipu! Kenali 7 Ciri Pinjol Ilegal dan Cara Mudah Mengecek Izin Resmi dari OJK
-
Kejagung Cabut Status Dirut PT Djarum Victor Hartono, Ini Alasannya
-
BRI Peduli Salurkan Bantuan TJSL ke Seluma, Dukung Produktivitas Petani
-
Cara Mengelola Uang Saku dengan Baik untuk Pelajar, Keterampilan yang Tak Diajarkan di Sekolah
-
Apa Itu Desil dan Cara Cek Penentu Bansos PKH dan BPNT