- Bitcoin (BTC) mencapai level terendah baru mendekati US$85.000.
- Dominasi stablecoin mendekati 8,672% sementara Dominasi Bitcoin naik sedikit.
- Ethereum (ETH) menunjukkan RSI lebih baik dibanding BTC, mengindikasikan potensi pemulihan lebih tajam, dipengaruhi dinamika makro Dolar AS dan The Fed.
Suara.com - Pasar kripto global terus berada di bawah tekanan signifikan, dengan Bitcoin (BTC) mencetak posisi terendah baru di dekat US$88.000.
Analisis teknikal menunjukkan indikasi bearish yang mendalam, meskipun sinyal oversold membuka peluang untuk reli jangka pendek yang penuh risiko.
Data teknikal harian, sebagaimana dikutip via Kitco, menunjukkan tekanan jual yang sangat kuat pada BTC:
- Rendah Baru dan RSI: BTC mencetak lower low di dekat US$88.000, dengan Relative Strength Index (RSI) harian melayang di batas oversold pada level 25.
- Konfirmasi Teknis: Indikator Trend Bar Oscillator (TBO) dan On-Balance Volume (OBV) sama-sama mengisyaratkan momentum bearish yang kuat, diperkuat oleh peningkatan volume seiring penurunan harga.
Meskipun secara teknis dimungkinkan terjadi pantulan kembali menuju garis cepat TBO (Fast line) harian, setiap relief rally yang terjadi harus diperlakukan sebagai potensi "bull trap", mengingat tren bearish makro yang masih berlaku.
Di sisi lain, grafik mingguan BTC mempertahankan sinyal TBO Close Long yang masih "terbuka", secara teoritis menyarankan potensi rebound menuju US$107.000.
Namun, mengingat level ini memerlukan kenaikan 16% di atas resistance overhead saat ini, skenario tersebut dinilai tidak mungkin terjadi dalam waktu dekat. Garis lambat TBO (Slow line) harian BTC pun terus bergerak turun, memvalidasi tekanan bearish yang berkelanjutan.
Ethereum (ETH) turun ke level US$2.873, namun RSI hariannya menunjukkan kondisi yang jauh lebih baik dibandingkan BTC. Hal ini mengindikasikan bahwa ETH berpotensi mencatat pemulihan yang lebih tajam.
Jika BTC berhasil melakukan uji coba ke garis cepat TBO-nya, ETH diperkirakan akan melampaui (outpace) performa BTC dalam gerakan pemulihan tersebut.
Meskipun demikian, grafik mingguan ETH belum memberikan konfirmasi. Secara historis, sinyal TBO Close Long pada ETH memerlukan waktu 6 hingga 9 minggu untuk kembali ke garis cepat TBO mingguan.
Baca Juga: Harga Bitcoin Menuju US$ 80.000? Aksi Jual Spot Meningkat, Analis Ungkap Risiko
Analisis
Dominasi Stablecoin: Dominasi gabungan stablecoin mencapai 8,672%, mendekati level yang terakhir terlihat pada Agustus 2024.
Penurunan dominasi ke dalam TBO Cloud harian akan menjadi sinyal pergeseran ke konsolidasi bearish, memberikan sedikit kelegaan bagi pasar kripto secara luas. Sebaliknya, pelanggaran di atas 8,75% akan mengonfirmasi kondisi bear market yang lebih dalam.
Dominasi Bitcoin (BTC.D): Dominasi Bitcoin naik 0,41% meskipun BTC mencetak harga terendah baru. Hal ini mencerminkan adanya aksi beli saat harga turun (dip-buying) pada BTC relatif terhadap altcoin. BTC.D masih berada dalam mode bearish yang kuat, kemungkinan menargetkan support TBO di 57,37%, yang secara historis menjadi prekursor bagi altcoin rally yang signifikan.
Secara spesifik, altcoin terkemuka seperti SOL.D (dominasi Solana) dan Top10.D menunjukkan klaster bullish divergence TBT, menandakan potensi kekuatan yang akan datang pada altcoin terdepan.
Dinamika Makro dan Keuangan Tradisional
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 5 HP Murah 5G di Bawah Rp2 Juta, Koneksi Kencang untuk Multitasking
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Menteri Dody Santai Anggaran PU Dipotong, Infrastruktur Tetap Jalan
-
Telah Kucurkan Rp 530 Triliun, Ini Strategi BTN Genjot Penyaluran KPR
-
Kejati Geledah Kantor Kementerian PU, Menteri Dody: 16 Item Disita, Termasuk PC dan Dokumen Audit
-
Pemerintah Sebut Nasib 2 Kapal Tanker Pertamina di Selat Hormuz Belum Jelas
-
Pasar Saham RI Bergairah, IHSG Naik 2% Lebih ke Level 7.458
-
Pemerintah Indonesia dan Rusia Perkuat Kerja Sama Ekonomi dan Investasi
-
Ekspansi Strategis BRI Group: Pegadaian Resmikan Kantor Cabang Luar Negeri Pertama di Timor Leste
-
Purbaya Bidik Potensi Bisnis FSU dan Bunkering, Klaim Bisa Saingi Malaysia dan Singapura
-
Pajak Kripto Tembus Rp1,96 Triliun, Indodax Sumbang Hampir Setengahnya
-
Rupiah Tertekan Sentimen Domestik, Dolar AS Menguat ke Rp17.104