- Kementerian ESDM mencatat PNBP dari subsektor minerba periode Januari–November 2025 mencapai Rp 117,2 triliun.
- Batu bara menyumbang PNBP terbesar yakni Rp 81,39 triliun atau 69,41 persen dari total tersebut.
- Kementerian ESDM optimis target PNBP minerba 2025 sebesar Rp 124,5 triliun akan tercapai.
Suara.com - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat Penerimaan negara bukan pajak atau PNBP dari sub sektor minerba pada periode Januari hingga November 2025 mencapai Rp 117,2 triliun.
Dari angka itu sebanyak 69,41 persen atau Rp 81,39 triliun berasal dari batu bara. Data ini pun menunjukkan batubara sebagai penyumbangan PNBP terbesar di subsektor minerba.
"Jadi batu bara itu memang salah satu penyumbang PNBP terbesar di sub sektor minerba," kata Direktur Penerimaan Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Totoh Abdul Fatah pada dalam agenda Brown to Green Conference di Jakarta, Rabu (3/12/2025).
Sementara sisanya berasal dari nikel senilai Rp 16,6 triliun, emas Rp 8,2 triliun, tembaga Rp 7,1 triliun, timah Rp 1,7 triliun, bauksit Rp 743 miliar, perak Rp 156 miliar dan komoditas lainnya.
Merujuk pada data itu, Kementerian ESDM optimis, target Rp 124,5 triliun PNBP tahun 2025 dari sub sektor minerba akan tercapai. Apalagi kata Totoh, target PNBP saat ini sudah mencapai 96 persen atau sekitar Rp 120 triliun.
"Artinya kalau kami lihat rata-rata per bulan itu antara Rp 10-11 triliun. Ini kan tinggal Rp 4 triliun lagi, masih tercapai lah," katanya.
Di sisi lain, Totoh menyebut kontribusi minerba terhadap PNBP telah melampaui minyak dan gas yang sebelumnya mendominasi di sektor ESDM. Hal itu dimulai pada 2022, minerba mencatatkan PNBP sebesar Rp 183,5 triliun.
"Dan tahun 2023 mencapai Rp 172 triliun. Tahun 2024 sebesar Rp 142,9 triliun dan ini menurun seiring dengan harga komoditas juga menurun," kata Totoh.
Baca Juga: Masyarakat di Aceh, Sumut, Sumbar Tak Perlu Tunjukkan Barcode Saat Beli BBM Subsidi
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sunscreen Menghilangkan Flek Hitam Usia 40 Tahun
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 5 Bedak Murah Mengandung SPF untuk Dipakai Sehari-hari, Mulai Rp19 Ribuan
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 50 Kode Redeem FF Terbaru 17 Januari 2026, Klaim Hadiah Gojo Gratis
Pilihan
-
Siapa Ario Damar? Tokoh Penting Palembang yang Makamnya Kini Dikritik Usai Direvitalisasi
-
Fadli Zon Kaget! Acara Serah Terima SK Keraton Solo Diserbu Protes, Mikrofon Direbut
-
Tim SAR Temukan Serpihan Pesawat ATR42-500 Berukuran Besar
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
Terkini
-
Alasan Proof of Reserve (PoR) Penting dalam Bursa Kripto, Ini Penjelasannya
-
Nilai Tukar Won Merosot, Laba Korean Air Ikut Anjlok 20%
-
Target Harga BBRI saat Sahamnya Ramai Diborong Investor Asing
-
82 Perjalanan Kereta Api Dibatalkan Gegara Banjir Tutupi Rel
-
Citi Kurangi 1.000 Pekerjaan Selama Sepekan
-
Banjir Mulai Surut, Tol Bandara Soetta Mulai Bisa Dilalui Kendaraan
-
Gegara Aksi Trump, 4 Bank Venuzuela Ketiban Untung Raih Dana Segar Rp 8,4 T
-
Menhub Minta Masyarakat Tak Berspekulasi Soal Hilang Kontak Pesawat ATR 42-500
-
Airlangga Targetkan Kunjungan Wisman 17,6 Juta di 2026, Pendapatan Devisa Rp 24,7 Miliar
-
Respon ATR Setelah Pesawat ATR 42-500 Jatuh di Maros