- Bupati Aceh Selatan, Mirwan MS, tengah menjadi pusat sorotan publik karena pergi umtah saat daerahnya terkena banjir dan longsor.
- Kepergian tersebut disebut dilakukan tanpa izin dari pemerintah daerah maupun pemerintah pusat.
- Berdasarkan data per 1 Oktober 2024, Mirwan tercatat memiliki kekayaan mencapai Rp 25,96 miliar.
Suara.com - Bupati Aceh Selatan, Mirwan MS, tengah menjadi pusat sorotan publik setelah diketahui melakukan perjalanan umrah di saat wilayahnya dilanda banjir dan tanah longsor.
Kepergian tersebut disebut dilakukan tanpa izin dari pemerintah daerah maupun pemerintah pusat, memicu kritik keras terkait sensitivitas dan tanggung jawab seorang kepala daerah dalam kondisi darurat.
Di tengah polemik ini, perhatian publik ikut tertuju pada Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang ia laporkan saat mencalonkan diri sebagai bupati. Berdasarkan data per 1 Oktober 2024, Mirwan tercatat memiliki kekayaan mencapai Rp 25,96 miliar.
Kekayaan Didominasi Aset Properti
Dari total kekayaannya, porsi terbesar berasal dari lima aset tanah dan bangunan senilai Rp 21,88 miliar. Properti itu berada di Jakarta Timur serta Aceh Barat Daya, dan seluruhnya dilaporkan sebagai hasil sendiri.
Koleksi 11 Kendaraan Senilai Rp 3 Miliar
Mirwan juga melaporkan kepemilikan 11 unit kendaraan dengan nilai total Rp 3,04 miliar. Deretan kendaraan tersebut meliputi:
- Toyota Fortuner
- Daihatsu Pick Up
- Toyota Rush
- Toyota Camry
Seluruh kendaraan itu juga tercatat sebagai hasil sendiri.
Selain properti dan kendaraan, Mirwan melaporkan:
Baca Juga: Dana Umrah Bupati Aceh Selatan Diselisik Kemendagri: Fatal, Semua Kami Periksa
- Harta bergerak lainnya: Rp 321,4 juta
- Kas dan setara kas: Rp 223 juta
- Harta lainnya: Rp 710 juta
Total harta kekayaannya sebenarnya berada pada angka Rp 26,18 miliar, namun dikurangi utang sebesar Rp 225 juta, sehingga terakhir tercatat Rp 25,96 miliar.
Kepergian Mirwan ke luar negeri saat bencana besar melanda Aceh Selatan menjadi isu sensitif di tengah kebutuhan koordinasi cepat dan kehadiran pemimpin daerah di lapangan. Kritik pun bermunculan, terutama terkait integritas dan prioritas kepemimpinan daerah.
Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari Mirwan mengenai alasan keberangkatan tanpa izin maupun respons atas sorotan publik terkait kekayaannya. Pemerintah pusat disebut tengah mengkaji langkah lanjutan terkait pelanggaran prosedur perjalanan luar negeri pejabat daerah.
Disindir Prabowo
Presiden Prabowo Subianto memberikan sindirian kepada bupati yang tidak siap menghadapi situasi bencana di Sumatera. Sindiran ini diberikan saat adanya sorotan kepada Bupati Aceh Selatan, Mirwan MS yang pergi umrah tanpa izin ketika bencana terjadi.
Ini terjadi saat Prabowo memimpin rapat penanganan bencana di Banda Aceh, Minggu. Ia bertanya apakah semua Bupati hadir.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
- Tak Terima Dideportasi, WNA Cina di Sumsel Bongkar Dugaan Kejanggalan Proses Imigrasi
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- 5 Rekomendasi HP All Rounder 2026, Spek Canggih, Harga Mulai 2 Jutaan
Pilihan
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
Terkini
-
IESR Bongkar Dampak dari Kebijakan Bebas Pajak Kendaraan Listrik Dihapus
-
Dihantam Tarif AS, ESDM Justru Percepat Ambisi Energi Surya 100 GW
-
Viral Narasi Dana Nasabah Himbara Dipakai untuk Program MBG, OJK dan LPS: Hoaks!
-
Menaker Akan Wajibkan Perusahaan Ikut Gaji Peserta Program Magang Nasional
-
Suku Bunga Goyang Daya Beli, Pasar Properti 2026 Kini Lebih Rasional
-
Tudingan Duit Bank Dipakai untuk Biayai Program Prioritas Pemerintah Terlalu Tendensius
-
Sengkarut MinyaKita: Antara Kelangkaan, Birokrasi BUMN, dan Rencana Kenaikan Harga
-
Waskita Beton Precast (WSBP) Kantongi Pendapatan Rp395 Miliar
-
SMBC Indonesia Catat Penyaluran Kredit Rp191,8 Triliun di Q1-2026
-
Alasan IHSG Ambruk 3% dan 701 Saham Merah Hari Ini