- Menteri Keuangan Purbaya menyatakan kebijakan hilirisasi komoditas mineral dan batu bara berdampak positif pada pendapatan negara.
- Kontribusi PDB sektor pertambangan minerba menunjukkan tren penurunan signifikan dari tahun 2022 hingga 2025.
- Industrialisasi hilir, khususnya logam dasar, menunjukkan peningkatan kontribusi PDB yang signifikan dari tahun ke tahun.
Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan kalau kebijakan hilirisasi atau industrialisasi terhadap komoditas mineral dan batu bara (minerba) mulai berdampak pada pendapatan negara.
Menkeu Purbaya beralasan kalau konfribusi pertambagan minerba terhadap total Produk Domestik Bruto (PDB) beberapa tahun terakhir mulai menunjukkan tren penurunan. Sedangkan industrialisasi hilir kini meningkat signifikan.
"Kontribusi pertambangan minerba terhadap PDB terhadap beberapa tahun terakhir ini menunjukkan tren yang menurun. Tetapi industrialisasi hilir, terutama logam dasar, justru meningkat secara signifikan," kata Purbaya dalam Rapat Kerja Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dengan Komisi XI DPR RI yang disiarkan virtual, Senin (8/12/2025).
Dalam paparannya, kontribusi PDB pertambahan minerba terus turun, mulai dari Rp 1.805,8 triliun (9,2 persen) di 2022, Rp 1.679,9 triliun (8 persen) di 2023, Rp 1.500,4 triliun (6,8 persen) di 2024, dan diperkirakan Rp 1.613,1 (6,8 persen) triliun untuk tahun 2025.
Sedangkan PDB industri pengolahan logam dasar atau hilirisasi terus naik mulai dari Rp 168 triliun (0,9 persen) di 2022, Rp 196,3 triliun (0,9 persen) di 2023, Rp 226,4 triliun (1 persen) di 2024, dan diproyeksikan Rp 243,3 triliun (1 persen) untuk tahun 2025.
"Hal ini menggambarkan pergeseran struktur dari dominasi kegiatan hulu menjadi hilirisasi yang menghasilkan nilai tambah lebih tinggi," jelasnya.
Berita Terkait
-
Viral Purbaya Usul MBG Diganti Uang, Kemenkeu Pastikan Hoaks
-
Menkeu Purbaya Ngeluh Saham Gorengan, Apa Gebrakan OJK?
-
Menkeu Purbaya Akui Gaji Guru Kecil, Tapi Lebih Pilih Naikkan Gaji Dosen
-
Purbaya Ungkap Rahasia Prabowo: Bangun 40 Sekolah Terintegrasi, Anggaran Rp 12 Triliun
-
Menkeu Purbaya Ogah 'Ngemis' Investasi ke Pihak Asing
Terpopuler
- 43 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 7 Maret 2026: Klaim 10 Ribu Gems dan Kartu Legenda
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- 8 Rekomendasi Moisturizer Terbaik untuk Mencerahkan Wajah Jelang Lebaran
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Siapa Istri Zendhy Kusuma? Ini Profil Evi Santi Rahayu yang Polisikan Owner Bibi Kelinci
Pilihan
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
-
BREAKING NEWS: Mantan Pj Gubernur Sulsel Tersangka Korupsi Bibit Nanas
-
Trump Cetak Sejarah di AS: Presiden Pertama yang Berperang Tanpa Didukung Warganya
Terkini
-
Mengapa Konsumen Indonesia Tetap Optimistis saat Konflik Timur Tengah Bikin Dunia Gelisah?
-
Bahagia Terima BHR, Pengemudi Ojol: Bisa Buat Keperluan Anak
-
Pemerintah: Harga BBM Tidak Akan Naik hingga Lebaran
-
Jadwal dan Rute Jalan Tol Diskon selama Mudik dan Arus Balik 2026
-
THR Sudah Cair? Begini Cara Kelolanya Agar Dompet Gak Kiamat Usai Lebaran
-
Jasa Marga Proyeksikan 3,5 Juta Kendaran Wara-wiri Mudik di Jalan Tol
-
Kementerian ESDM Pastikan Stok BBM 21 Hari Cukup: Seperti Tandon, Sebelum Habis Sudah Diisi Lagi
-
Fitch Ratings Revisi Prospek 8 Perusahaan Indonesia ke 'Negatif'
-
IHSG Naik Tipis di Sesi I, 460 Saham Melonjak
-
Arus Mudik 2026 Mulai Terlihat Lebih Awal, Volume Kendaraan di Jalan Tol Naik Sejak H-26 Lebaran