- Menteri Keuangan mengklaim platform Coretax DJP telah diperbaiki dan berhasil diuji coba kepada 60 ribu pengguna.
- Uji coba kedua platform Coretax pada 10 Desember 2025 melibatkan 50 ribu karyawan Kemenkeu dengan hasil membaik.
- Coretax diharapkan siap digunakan oleh 13 juta wajib pajak saat pelaporan SPT orang pribadi hingga Maret 2026.
Suara.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengklaim kalau Coretax sudah berhasil diperbaiki. Platform milik Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (DJP Kemenkeu) itu sudah diuji coba ke 60 ribu orang.
"Kemarin kita sudah tes 60 ribu orang login sekaligus di Coretax, dan Coretax-nya bisa berjalan dengan baik," kata Purbaya saat konferensi pers APBN KiTa edisi Desember 2025 di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Kamis (18/12/2025).
Sementara itu Direktur Jenderal Pajak Kemenkeu, Bimo Wijayanto menyatakan kalau mereka sudah melakukan dua kali uji Coretax. Tes pertama dilakukan pada November 2025, di mana 25 ribu pegawai DJP berhasil masuk ke platform.
"Memang ada sedikit delay dalam proses di awal saya, tetapi semuanya bisa terkendali," kata Bimo.
Dirjen Pajak melanjutkan, uji coba Coretax kedua dilakukan pada 10 Desember 2025. Sebanyak 50 ribu karyawan Kemenkeu berhasil login dalam platform pajak tersebut.
"Dari hasil uji menunjukkan banyak perbaikan, tidak seperti yang periode sebelumnya," lanjut Bimo.
Ia berharap kalau Coretax siap dipakai ke sekitar 13 juta wajib pajak saat pelaporan Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) orang pribadi selama periode hingga 31 Maret 2026.
Begitu pula saat pelaporan SPT untuk wajib pajak korporasi atau badan yang dilakukan selama periode Januari hingga 30 April 2026.
Per 17 Desember 2025, Bimo menyebut total aktivasi akun di Coretax mencapai 7,7 juta atau setara 51,66 persen dari total wajib pajak tahun 2024 sebanyak 14,9 juta.
Baca Juga: Purbaya Sebut Dana SAL Rp 200 Triliun Sukses Turunkan Suku Bunga, Ini Buktinya
Sedangkan dari 7,7 juta wajib pajak yang sudah aktivasi akun, lanjut Bimo, yang sudah membuat kode otorisasi dan sertifikat elektronik ada 4,8 juta atau sekitar 32,38 persen.
Lebih lanjut Purbaya menambahkan kalau Kemenkeu terus memperbaiki sistem digital perpajakan Coretax. Ia berharap tahun depan bisa lebih efisien.
"Jadi kita perbaiki terus sistem digital perpajakan kita. Saya harap tahun depan kita akan lebih efisien dalam pengumpulan pajak dengan target yang bisa lebih tinggi lagi," pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Purbaya Sebut Dana SAL Rp 200 Triliun Sukses Turunkan Suku Bunga, Ini Buktinya
-
Pemerintah Setop Insentif Mobil Listrik, Harga Moblis Bakal Makin Mahal?
-
Menkeu Purbaya Balas Ramalan Bank Dunia
-
Cara Gabung NPWP Suami-Istri di Coretax, Panduan Lengkap dan Mudah
-
Purbaya Klaim Investor Asing Makin Banyak Tanam Modal ke Indonesia, Ini Buktinya
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
Terkini
-
Amar Bank Tebar Dividen Rp110 Miliar
-
Makan Biaya Rp553 Miliar, Bandara International Minangkabau Dipercantik Nuansa Minang
-
UMKM RI Diajari Smart Factory oleh Korea Selatan, Produksi Siap Berbasis AI
-
Tak Cuma Pegadaian, Kini Masyarakat Punya Pilihan Baru untuk Gadai Barang
-
Gapembi Klarifikasi Sikap soal SE MBG, Soroti Tata Kelola Kebijakan
-
Sempat Tolak IMF dan World Bank, Purbaya Kini Cari Utang Rp 17,8 T ke China lewat Panda Bond
-
Pekerja PIPS Tolak Permenaker 7/2026, Khawatir Upah Mandek hingga Ancam Keandalan Listrik
-
Hadapi Industri yang Makin Kompleks, SIG Andalkan Kualitas SDM
-
Indonesia Gandeng Kuwait Perkuat Kerja Sama Sektor Energi
-
Kejar Pembiayaan Hijau, JAPFA Jadi Pelopor Integrasi LCA dalam Strategi Bisnis