- Saham PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) mencapai Auto Reject Atas pada 5 Januari 2026, didorong aksi korporasi.
- Harga teoritis saham INET pasca-rights issue ditetapkan Bursa Efek Indonesia menjadi Rp472 per lembar saham.
- Dana rights issue akan digunakan memperkuat infrastruktur FTTH Wi-Fi 7 di Bali dan Lombok serta melunasi jaringan kabel bawah laut.
Teknologi ini diharapkan mampu memberikan kecepatan internet yang jauh melampaui standar saat ini, guna melayani target 2 juta pelanggan di Pulau Bali dan Lombok.
Selain fokus pada jaringan rumah tangga, INET juga mengalokasikan Rp215,38 miliar kepada PT Pusat Fiber Indonesia (PFI). Dana tersebut akan dipergunakan untuk melunasi biaya Indefeasible Right of Use (IRU) pada jaringan kabel bawah laut (submarine cable).
Langkah ini sangat krusial untuk memastikan stabilitas dan kapasitas transmisi data internasional maupun antar-pulau milik perseroan tetap kompetitif.
Sentimen positif dari dalam negeri juga diperkuat dengan masuknya aliran dana asing.
Data Stockbit menunjukkan bahwa INET menjadi salah satu saham yang paling banyak diborong asing pada sesi pertama hari ini, menempati posisi kelima berdasarkan volume net buy asing sebanyak 52,76 juta saham.
Optimisme ini sejalan dengan riset terbaru dari Samuel Sekuritas Indonesia. Tim analis Samuel Sekuritas mempertahankan rekomendasi speculative buy dengan target harga yang sangat ambisius, yakni di level Rp1.350.
Target ini mencerminkan potensi kenaikan sekitar 74,2% dari harga penutupan sebelum periode cum date.
Samuel Sekuritas menilai INET memiliki posisi yang unik sebagai salah satu operator ISP dengan laju pertumbuhan tercepat di tanah air.
Baca Juga: IHSG Resistance Menuju 8.820, Target Diprediksi Naik Ditopang Aksi Beli Asing
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 5 Serum Penumbuh Rambut Terbaik untuk Rambut Menipis dan Area Botak
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Misbakhun: APBN Mustahil Bangkrut
-
Ini Strategi BTN Salurkan Kredit Perumahan Bagi Masyarakat
-
Ekonom UI: Masyarakat Kok Makin Miskin kala Pemerintah Klaim Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen
-
Misbakhun Nilai Pelemahan Rupiah Sekarang Tak Seburuk 1998
-
IHSG Bergejolak Karena Ekspor Dikendalikan Danantara, Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi
-
Isu Sejumlah Merek Kendaraan Dilarang Beli Pertalite, Pertamina: Hoaks!
-
Pasca-Blackout Sumatra, Pasokan Listrik 8,3 Juta Pelanggan Diklaim PLN Mulai Pulih
-
Indikasi Awal, PLN Sebut Gangguan Cuaca jadi Penyebab Blackout di Sumatera
-
LPS Ajak Generasi Muda Kuasai Teknologi dan Mitigasi Risiko Keuangan
-
Aceh hingga Jambi Mati Blackout, Dirut PLN Minta Maaf!