- PT Vale Indonesia mencatat pendapatan USD 902 juta hingga November 2025 meskipun menghadapi tantangan harga nikel yang tidak stabil.
- Kinerja produksi nikel matte Vale hingga November 2025 melebihi target anggaran, ditandai peningkatan produksi dan penjualan.
- Vale meminta revisi RKAB karena kuota yang disetujui 30% dari permintaan, demi memastikan pasokan bijih untuk tiga proyek hilirisasi.
Bernardus menjelaskan proyek HPAL Pomalaa di Sulawesi Tenggara yang digarap bersama Huayou dan Ford menargetkan mechanical completion pada Agustus 2026, sehingga pasokan bijih untuk tahap awal perlu dipastikan sejak jauh hari.
“Di bulan Agustus 2026 itu bijih untuk memasukkan HPAL sudah harus siap. Paling tidak sudah ada stockpile untuk memasukkan tiga bulan,” ujar dia.
Ia menyebutkan kebutuhan tahunan pabrik HPAL Pomalaa berkapasitas 120.000 ton mencapai sekitar 21 juta ton limonit, serta menghasilkan sekitar 7 juta metrik ton saprolit yang juga perlu dikelola dalam rencana penambangan.
Selain Pomalaa, PT Vale juga mengembangkan proyek HPAL Morowali di Bahodopi, Sulawesi Tengah, bersama GEM dan EcoPro, dengan target mechanical completion pada kuartal IV 2026.
Bernardus menyebut kebutuhan bijih untuk pabrik HPAL Morowali mencakup sekitar 10,4 juta ton limonit dan 5,5 juta ton saprolit, termasuk kewajiban menyediakan stok minimal tiga bulan sebelum pabrik beroperasi.
Adapun proyek Sorowako Limonite di Sulawesi Selatan dikerjakan melalui joint venture antara Vale dan Huayou, dengan calon mitra ketiga yang masih dalam proses asesmen, serta target penyelesaian pada 2027.
Ia menambahkan proyek Sorowako akan membangun fasilitas HPAL di Malili, sekitar 60 kilometer dari Sorowako, dengan kebutuhan limonit tahunan sekitar 11,5 juta ton untuk kapasitas produksi 60 kiloton.
Menurut Bernardus, kecukupan kuota penambangan menjadi kunci agar perusahaan dapat memenuhi komitmen pasokan ke mitra dan pelaksanaan mandat hilirisasi yang melekat pada IUPK.
“Mudah-mudahan kami bisa mendapatkan kesempatan untuk mengajukan revisi RKAB dan mendapatkan volume yang cukup untuk memenuhi komitmen,” kata dia.
Baca Juga: RKAB 2026 Belum Terbit, Vale Indonesia Stop Operasi Sementara
Dalam kesimpulan RDP tersebut, Komisi XII DPR RI menyatakan dapat memahami permohonan Direktur Utama PT Vale Indonesia Tbk untuk mengajukan revisi RKAB 2026 kepada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral sesuai dengan kebutuhan pabrik pengolahan, rencana produksi, serta komitmen hilirisasi yang sedang dijalankan perusahaan.
Berita Terkait
-
Pemerintah Pangkas Nikel Nasional, Harga Diprediksi Terus Menguat Awal 2026
-
Kasus Nikel Rp2,7 T Di-SP3 Diam-diam, Kenapa Baru Diumumkan KPK Setahun Kemudian?
-
KPK: Kerugian Negara Rp2,7 T Kasus Tambang Nikel Konawe Utara Masih Penghitungan Kasar
-
Tambang Vale Indonesia Stop Beroperasi, Harga Nikel Dunia Meroket
-
RKAB 2026 Belum Terbit, Vale Indonesia Stop Operasi Sementara
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di 2026 Diproyeksikan Turun ke 5 Persen
-
Purbaya Klaim Rating Utang Indonesia di S&P Aman hingga 2028
-
Tingkat Kecelakaan Roda Dua Tinggi, Mitra Driver Kini Diberi Asuransi Gratis
-
Peringati Hari Kartini: BRI Terus Dukung Pemberdayaan Perempuan untuk Pertumbuhan Berkelanjutan
-
Uji Jalan Rampung di Mei, Penerapan B50 Serempak pada Juli 2026
-
Daftar Kode SWIFT BRI Semua Daerah dan Cara Pakai Transfer Internasional
-
World Bank Minta Maaf ke Purbaya Buntut Salah Proyeksi Ekonomi RI
-
Laba Bank Mandiri Tumbuh 16,5 Persen, Tembus Rp15,4 Triliun
-
Kejar Target Produksi, SKK Migas Bakal Pakai Teknologi Triple 100
-
Heboh Gugatan Rp119 Triliun: Bos CMNP Sampai Buka Suara