Bisnis / Keuangan
Jum'at, 23 Januari 2026 | 07:42 WIB
Ilustrasi Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). [Suara.com/Hadi]
Baca 10 detik
  • LPS mencatat pertumbuhan signifikan tabungan masyarakat di atas Rp5 miliar mencapai 22,76 persen secara tahunan (yoy).
  • Pertumbuhan tabungan besar ini diduga dipengaruhi penempatan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) Kemenkeu ke bank BUMN.
  • Kredit perbankan tumbuh 9,63 persen per Desember 2025, ditopang kuat oleh penyaluran kredit investasi secara nasional.

Suara.com - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) melaporkan jumlah tabungan di atas Rp5 miliar cukup meningkat.

Hal itu sejalan dengan langkah Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang menempatkan Saldo Anggaran Lebih (SAL) ke sejumlah perbankan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Anggota Dewan Komisioner Bidang Program Penjaminan Polis LPS, Ferdinan D. Purba, mengatakan pertumbuhan angka tabungan masyarakat di atas Rp5 miliar meningkat signifikan.

Berdasarkan data LPS, tabungan masyarakat di atas Rp 5 miliar tumbuh hingga 22,76 persen secara tahunan (yoy).

"(Tabungan) di atas Rp5 miliar ini juga tumbuh dan pertumbuhannya cukup tinggi. Itu 22,76 persen pertumbuhannya. Ini mungkin juga dikontribusi adanya penempatan dana SAL pemerintah itu mungkin persentasenya cukup tinggi jadinya itu," ujarnya dalam paparan Tingkat Bunga Bank di Kantor LPS, Kamis (22/1/2026).

Namun, untuk tabungan di bawah Rp100 juta tumbuh sebesar 3,43 persen yoy. Dia mengatakan, pertumbuhan ini melambat jika dibanding tahun sebelumnya.

Ilustrasi tabungan. [Unsplash]

"Di bawah Rp100 juta ini pertumbuhannya year-on-year itu 3,43 persen Jadi memang kalau dilihat dari pertumbuhan total dia tidak terlalu lebih rendah dibandingkan (tahun sebelumnya), tapi dia tumbuh," jelasnya.

Dia pun menambahkan, beberapa perkembangan industri perbankan nasional, antara lain meliputi fungsi intermediasi perbankan yang tetap terjaga diikuti dengan kondisi permodalan dan likuiditas yang kuat, serta tingkat risiko kredit yang terkendali.

Per Desember 2025, kredit perbankan tumbuh sebesar 9,63 persen (yoy) ditopang penyaluran kredit investasi yang tinggi.

Baca Juga: LPS: Bunga Penjaminan Simpanan Bank Masih 3,5 Persen

Sementara itu dana pihak ketiga (DPK) tumbuh membaik sebesar 13,83 persen (yoy) dikontribusi terutama dari peningkatan aktivitas belanja pemerintah dan korporasi.

Selanjutnya, ketahanan permodalan perbankan berada pada level yang tinggi sebagai upaya bank dalam memitigasi potensi risiko kredit dan risiko pasar.

Load More